Latent Technology, startup berbasis di London yang berspesialisasi dalam alat animasi bertenaga AI untuk pengembang game, telah meraih pendanaan $8 million dalam putaran pendanaan seed. Perusahaan yang didirikan pada tahun 2022 oleh Jack Harmer dan Jorge del Val ini sedang mengembangkan pendekatan baru terhadap animasi berdasarkan apa yang mereka sebut sebagai "generative physics." Metode ini menggabungkan neural network dengan fisika real-time untuk menghasilkan animasi yang merespons kondisi gameplay secara dinamis, menawarkan alternatif bagi teknik animasi tradisional yang telah diprogram sebelumnya (pre-scripted).

Latent Technology Raises $8 Million

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Putaran pendanaan seed membawa total pendanaan menjadi $8 million
Putaran pendanaan seed ini dipimpin bersama oleh AlbionVC dan Spark Capital, dengan partisipasi dari Root Ventures dan Alumni Ventures. Modal ini akan mendukung pengembangan berkelanjutan dari teknologi inti dan penawaran produk Latent, khususnya Latent Behaviour Engine. Alat ini dirancang untuk membantu pengembang game mengimplementasikan perilaku animasi yang bersifat emergent dan real-time di dalam game mereka dengan intervensi manual yang minimal. Perusahaan saat ini sedang bekerja sama dengan studio-studio terpilih melalui closed beta dan berencana untuk merilis dua demo teknologi di akhir tahun ini untuk memamerkan kemampuan sistem tersebut.
Teknologi Latent dibangun di atas model eksklusif bernama Phoenix, yang digambarkan oleh perusahaan sebagai model fondasi untuk animasi. Tidak seperti large language model, Phoenix dirancang khusus untuk menghasilkan animasi fisik secara real-time. CEO Jorge del Val menjelaskan bahwa tujuannya adalah memberikan alat kepada pengembang game yang memungkinkan mereka menentukan perilaku interaktif tanpa harus bergantung pada urutan gerakan yang telah dirender atau diprogram sebelumnya.

Latent Technology Raises $8 Million
Mengatasi kenaikan biaya pengembangan dengan animasi prosedural
Anggaran pengembangan game terus meningkat, dengan proyeksi menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 8 persen hingga tahun 2028. Tren ini memberikan tekanan yang semakin besar pada studio untuk menghadirkan konten berkualitas tinggi sembari mengelola biaya. Latent Technology meyakini bahwa model generative physics miliknya dapat membantu mengatasi tantangan ini dengan mengurangi upaya manual yang diperlukan untuk menganimasi karakter dan lingkungan game. Sistem ini memungkinkan pengembang untuk membuat prototipe dan menerapkan perilaku yang beradaptasi dengan kondisi gameplay yang berubah dengan cepat, sehingga meningkatkan efisiensi pengembangan sekaligus pengalaman pemain.
Del Val menekankan bahwa perusahaan berfokus pada perubahan mendasar, bukan sekadar peningkatan bertahap. Meskipun banyak pihak di industri menggunakan AI untuk mengoptimalkan proses yang sudah ada, pendekatan Latent dirancang untuk memperkenalkan kemungkinan yang benar-benar baru dalam animasi, di mana karakter tampak berinteraksi secara alami dan merespons secara real-time dengan perilaku yang hidup.

Latent Technology Raises $8 Million
Membangun alat untuk pipeline game generasi berikutnya
Latent memposisikan teknologinya sebagai komponen inti dari pipeline pengembangan game di masa depan. Perusahaan berencana untuk tetap selaras dengan kebutuhan pengembang dengan merilis demo yang dapat dimainkan dan menyempurnakan alat melalui umpan balik langsung. Dengan menghilangkan hambatan tradisional dari animasi buatan tangan, Latent bertujuan untuk mempermudah pengembang dalam bereksperimen dan menerapkan jenis konten interaktif baru.
Tim saat ini terdiri dari enam anggota dan diperkirakan akan bertambah dalam beberapa bulan mendatang seiring dengan perekrutan perusahaan untuk peran teknis dan produk. Latent beroperasi dengan model remote hybrid dan terus berfokus pada pengembangan alat yang diperlukan untuk mendukung teknologi animasi intinya.
Pengakuan sebagai kekuatan baru dalam teknologi game
Latent Technology diakui sebagai "Game Changer" pada sebuah acara industri di tahun 2024, yang menyoroti potensi dampaknya terhadap pengembangan game. Investor AlbionVC, Sebastian Hunte, menyarankan bahwa model animasi generatif perusahaan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan game dengan cara yang sama seperti large language model telah mengubah pembuatan konten. Penekanan Latent pada pengalaman yang dinamis dan emergent memposisikannya sebagai pemain penting dalam evolusi pengembangan game real-time yang sedang berlangsung.
Seiring dengan langkah perusahaan dalam pengembangan dan perluasan akses ke alat-alatnya, Latent Technology bertujuan untuk menjadikan generative physics sebagai standar animasi dalam game modern, memberikan alternatif yang fleksibel dan responsif terhadap pipeline animasi konvensional.







