Pasar game HTML5 terus berekspansi dengan pesat pada paruh pertama tahun 2025. Lebih dari 15.000 game HTML5 baru dirilis antara Januari dan Juni, yang merepresentasikan peningkatan 2,7 kali lipat dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Akselerasi dalam produksi game yang kompatibel dengan browser ini mencerminkan daya tarik teknologi HTML5 yang kian meningkat, yang memungkinkan judul game berjalan di berbagai perangkat tanpa memerlukan instalasi tambahan.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Unity Mempertahankan Kepemimpinan Pasar
Unity telah memperkuat posisinya sebagai engine terkemuka untuk pengembangan game HTML5. Pada paruh pertama tahun 2025, 55 persen dari semua game HTML5 yang baru dirilis dibuat menggunakan Unity, menjadikannya engine dominan dengan selisih yang cukup besar. Popularitas platform ini berasal dari fleksibilitasnya, perangkat alat (toolset) yang ekstensif, dan dukungan yang kuat untuk pengembangan lintas platform. Kualitas-kualitas ini memungkinkan pengembang untuk menciptakan game yang bekerja dengan mulus di perangkat desktop maupun mobile sambil tetap menjaga performa dan kualitas.

Most Popular Engines for HTML5 Games
Construct Mengamankan Posisi Kedua
Construct tetap menjadi engine yang paling banyak digunakan kedua untuk games HTML5, dengan pangsa pasar sebesar 16,4 persen. Meskipun tertinggal cukup jauh dari Unity, Construct telah mengukir peran yang berbeda dalam lanskap pengembangan. Engine ini menarik bagi pengembang yang mencari alur kerja yang disederhanakan dan antarmuka yang ramah pengguna, yang mengurangi hambatan teknis yang sering dikaitkan dengan pembuatan game. Hal ini membuat Construct sangat populer di kalangan studio yang lebih kecil dan pengembang independen yang berfokus pada siklus pengembangan yang cepat.
Engine Berkembang Mendapatkan Pangsa Pasar
Meskipun Unity dan Construct menempati dua posisi teratas, sekelompok engine yang sedang berkembang secara stabil mendapatkan visibilitas dan memperluas pangsa pasar. Secara kolektif, engine-engine ini menyumbang 25,3 persen dari rilis game HTML5 pada paruh pertama tahun 2025. Dalam segmen ini, Cocos, Phaser, dan LayaAir menonjol sebagai kompetitor yang paling terkemuka. Cocos mencapai pangsa pasar 8,1 persen, mencatatkan peningkatan 47 persen dari tahun ke tahun (year-over-year).
Engine ini semakin populer karena framework open-source dan fleksibilitasnya, sehingga menarik bagi pengembang yang mengutamakan kustomisasi dan kontrol. Phaser menyusul dengan pangsa 7,1 persen, mencapai peningkatan 68 persen dibandingkan paruh pertama tahun 2024. Pertumbuhannya sangat patut diperhatikan karena mencerminkan meningkatnya minat terhadap framework yang ringan dan efisien untuk pengembangan game 2D. LayaAir menyumbang 5,2 persen dari pasar, mencatatkan peningkatan 12 persen dari tahun ke tahun, yang menunjukkan pertumbuhan yang stabil namun lebih moderat dibandingkan para pesaingnya.

Most Popular Engines for HTML5 Games
Prospek untuk Engine Game HTML5
Data data mengilustrasikan pasar yang sedang berekspansi sekaligus terdiversifikasi. Meskipun Unity terus memimpin dengan selisih yang lebar, pertumbuhan konsisten dari engine lain menunjukkan bahwa pengembang sedang mengeksplorasi jangkauan alat yang lebih luas untuk memenuhi kebutuhan proyek tertentu. Engine seperti Cocos dan Phaser mendapatkan momentum karena fitur-fitur khususnya, sementara Construct tetap menjadi opsi yang andal untuk pengembangan yang cepat dan mudah diakses.
Peningkatan dalam produksi game HTML5 mencerminkan tren yang lebih luas dalam industri game, di mana permintaan akan pengalaman lintas platform yang mudah diakses mendorong inovasi. Seiring dengan ekosistem yang terus berkembang, persaingan antar engine diperkirakan akan semakin intens, dengan Unity kemungkinan besar tetap mempertahankan kepemimpinan namun dengan para penantang yang secara bertahap memperkuat pengaruh mereka.
Tren ini menunjukkan bahwa lanskap pengembangan game HTML5 pada tahun 2025 akan tetap dinamis, dengan engine mapan yang mengonsolidasikan posisi mereka sementara platform baru dan yang sedang berkembang terus menarik pengembang yang mencari alternatif selain pemimpin pasar yang dominan.







