"Kami punya ide untuk memasukkan Fox ke dalam naskah The Super Mario Galaxy Movie, jadi kami harus membuat game Star Fox yang baru."
Itulah pernyataan Shigeru Miyamoto dalam edisi terbaru Famitsu, dan ini adalah salah satu pernyataan paling jujur yang pernah diucapkan oleh produser legendaris Nintendo tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Kutipan ini mengonfirmasi apa yang selama ini dicurigai oleh banyak penggemar: pipeline pengembangan game Nintendo dan ambisi filmnya kini tidak lagi berjalan di jalur yang terpisah.

Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Tiga game yang disebutkan Miyamoto
Miyamoto mengonfirmasi bahwa tiga judul spesifik telah mendapatkan lampu hijau dengan mempertimbangkan waralaba film Mario secara langsung. Remake Star Fox dikembangkan untuk memanfaatkan momentum kemunculan Fox McCloud di The Super Mario Galaxy Movie. Princess Peach: Showtime dibangun bersamaan dengan film pertama The Super Mario Bros. Movie, di mana kedua produksi tersebut saling memengaruhi arah satu sama lain. Yoshi and the Mysterious Book muncul karena Nintendo telah menetapkan Yoshi sebagai karakter untuk The Super Mario Galaxy Movie sejak awal produksi dan ingin menyiapkan game pendamping yang siap dirilis.
Hubungan ini juga tidak berjalan satu arah. Miyamoto menjelaskan bahwa pengembangan Princess Peach: Showtime justru mendorong tim film untuk membuat Peach menjadi sosok yang lebih aktif di film pertama. Game tersebut membentuk filmnya, sama seperti film yang membentuk gamenya.
Bagaimana Nintendo memutuskan karakter mana yang melakukan crossover
Begini masalahnya: Nintendo memiliki aturan internal lama bahwa karakter dari dunia IP yang berbeda tidak boleh melakukan crossover, dengan Smash Bros. sebagai satu-satunya pengecualian. Pikmin juga diperlakukan sebagai kasus khusus, di mana karakternya diizinkan untuk muncul di dunia Nintendo lainnya.
The Super Mario Galaxy Movie melanggar aturan tersebut dengan menyertakan Fox McCloud, dan Miyamoto cukup terbuka mengenai bagaimana keputusan itu diterima. "Meskipun kami melanggar aturan yang telah kami ikuti selama ini, ternyata responsnya sangat baik," ujarnya. Perbandingan manga yang ia gunakan sangat menarik: Nintendo melihat crossover Fox bukan sebagai benturan waralaba, melainkan sebagai jenis penampilan tamu tak terduga yang membuat penceritaan berseri menjadi lebih menarik.
Namun, jangan berharap hal ini akan terjadi terus-menerus. Miyamoto secara langsung menjelaskan di mana batasannya. Samus muncul di film Mario? "Itu pasti akan menjadi terlalu rumit," katanya. Logika crossover memerlukan alasan naratif yang kuat, bukan sekadar antusiasme penggemar.
Apa artinya ini bagi strategi rilis Nintendo
Gambaran besarnya adalah Nintendo kini secara eksplisit mengoordinasikan rilis game dengan jendela rilis film. Ini adalah perubahan signifikan dari cara perusahaan beroperasi secara historis, di mana game dikembangkan dengan linimasa sendiri dan film sebagian besar merupakan usaha lisensi yang terpisah.
Bagi pemain, ini berarti karakter yang muncul di film Nintendo kemungkinan besar akan memiliki game baru yang sudah tersedia atau mendekati peluncuran. Ini adalah strategi media yang mencerminkan apa yang telah dilakukan studio film besar dengan game tie-in selama beberapa dekade, tetapi dengan IP milik Nintendo sendiri dan kontrol yang jauh lebih besar atas kedua sisi tersebut.
Miyamoto menggambarkannya sebagai pendekatan yang berkelanjutan: "Saya pikir kami akan terus melangkah maju sambil menjaga hubungan positif antara game kami dan inisiatif media lainnya." Itu adalah pernyataan peta jalan strategis yang paling jelas yang bisa Anda dapatkan darinya.
Apa yang sering dilewatkan oleh sebagian besar pemain adalah bahwa hal ini juga bekerja sebaliknya. Jika sebuah game sedang dalam tahap pengembangan, hal itu dapat memengaruhi bagaimana sebuah film memperlakukan karakternya. Princess Peach: Showtime adalah contoh paling jelas, di mana game yang sedang diproduksi secara aktif membuat protagonis film menjadi lebih menarik.
Mario Tennis Fever dan dorongan Nintendo Switch 2 yang lebih luas
Rilis yang terkait dengan film bukanlah satu-satunya tempat di mana Nintendo memperluas daftar karakternya saat ini. Mario Tennis Fever di Nintendo Switch 2 adalah judul lain yang merambah ke semesta Mario yang lebih luas, dan jika Anda memainkannya, panduan pukulan, mode, dan kontrol Mario Tennis Fever mencakup segalanya mulai dari mekanisme Fever Shot hingga pemilihan karakter. Bagi pemain yang mengejar penyelesaian 100%, panduan unlock Mario Tennis Fever memetakan semua 38 petarung dan 30 raket.
Wawancara Famitsu ini adalah jendela langka untuk melihat bagaimana petinggi Nintendo sebenarnya memikirkan strategi IP mereka. Dengan The Super Mario Galaxy Movie yang sudah dirilis dan lebih banyak film yang kemungkinan sedang dalam pengembangan, pertanyaan tentang karakter Nintendo mana yang akan mendapatkan perlakuan game berikutnya menjadi jauh lebih menarik untuk diikuti.







