Sebuah kesepakatan yang dapat mengubah salah satu franchise RTS paling dicintai di dunia game dikabarkan hampir terjadi. Raksasa game asal Korea, NEXON, berada di ambang penyelesaian perjanjian dengan Blizzard untuk mengakuisisi hak pengembangan konten untuk StarCraft, dan implikasinya sangatlah besar.
Seorang pejabat senior industri telah menyatakan secara terbuka bahwa kontrak antara NEXON dan Blizzard "hampir selesai," dan setelah rampung, NEXON akan memegang hak pengembangan terkait sekuel StarCraft. Ini bukan sekadar rumor yang beredar di server Discord. Ini adalah tokoh industri ternama yang mempertaruhkan kredibilitas mereka.
Mengapa NEXON masuk akal di sini
NEXON telah mengoperasikan salah satu portofolio game terbesar di Asia, dengan katalog yang mencakup judul-judul live-service, game mobile, dan rilis PC yang telah mendominasi dunia game Korea selama beberapa dekade. Perusahaan ini memahami pasar Korea lebih baik daripada siapa pun, dan StarCraft masih duduk dengan nyaman di 10 besar game PC yang paling banyak dimainkan di Korea meskipun dirilis hampir 30 tahun yang lalu.
Daya tahan itulah intinya. StarCraft tidak pernah benar-benar mati di Korea. Hanya saja game ini tidak mendapatkan investasi yang layak. Akuisisi hak pengembangan oleh NEXON akan menjadi langkah langsung untuk menyasar basis pemain yang loyal dan masif tersebut, serta taruhan bahwa franchise ini masih memiliki potensi lebih besar daripada yang selama ini ingin dieksplorasi oleh Blizzard.
Apa artinya ini bagi franchise tersebut
Begini masalahnya: StarCraft II: Wings of Liberty diluncurkan pada 2010. Itu sudah 16 tahun yang lalu. Ekspansi yang menyusul kemudian, Heart of the Swarm, Legacy of the Void, dan Nova Covert Ops, bersama dengan StarCraft: Remastered, telah menjaga game ini tetap hidup, tetapi tidak ada satu pun yang merupakan entri utama baru yang sesungguhnya.
Jika NEXON mengambil alih hak pengembangan, StarCraft 3 bukan lagi sekadar fantasi penggemar, melainkan menjadi keputusan bisnis. NEXON akan memiliki setiap insentif komersial untuk mengembangkan sekuelnya. Franchise ini memiliki pengakuan, sejarah kompetitif, dan audiens yang sudah terbentuk. Satu-satunya hal yang kurang hanyalah pengembang yang bersedia berkomitmen untuk itu.
Hubungan rumit Blizzard dengan StarCraft
Penanganan Blizzard terhadap StarCraft selama dekade terakhir, secara halus dapat dikatakan, tidak konsisten. Pengembangan aktif pada multiplayer StarCraft II secara efektif telah dihentikan bertahun-tahun yang lalu, dengan tim yang dialihkan ke proyek lain. Game ini beralih ke model free-to-play, yang membantu aksesibilitas, tetapi konten baru melambat hingga hampir terhenti.
Bagi franchise yang pernah mendefinisikan game kompetitif dan mengubah pemain pro Korea menjadi selebritas sejati, lintasan tersebut terasa seperti kemunduran yang lambat. Menjual hak pengembangan kepada perusahaan yang secara aktif ingin membangun IP tersebut bisa dibilang merupakan hasil terbaik yang bisa diharapkan oleh penggemar StarCraft saat ini.
NEXON memiliki infrastruktur, keahlian regional, dan kekuatan finansial untuk memberikan babak selanjutnya yang layak bagi StarCraft. Apakah itu akan diterjemahkan menjadi StarCraft 3 atau pengalaman live-service yang dirancang ulang, masih harus dilihat, tetapi kesepakatan itu sendiri menandakan bahwa seseorang akhirnya menanggapi masa depan franchise ini dengan serius.
Bagi pemain yang ingin meninjau kembali game klasik sambil menunggu perkembangan ini, panduan strategi StarCraft di GAMES.GG mencakup segalanya mulai dari build order hingga panduan campaign. Dan jika Anda mencari liputan game yang lebih luas sementara berita ini berkembang, hub panduan game lengkap kami siap membantu Anda.







