Metaverse Game Studios bersiap untuk pencapaian penting dengan peluncuran Open Alpha Angelic pada tanggal 6 Agustus. Angelic, RPG dark sci-fi yang sangat dinantikan, menjanjikan pengalaman imersif bagi pemain di alam semesta futuristik. Dikembangkan dengan model "Collaborate to Earn", game ini menekankan kerja sama tim dan keterlibatan komunitas, yang membedakannya dari paradigma gaming tradisional.

Banner Sampul Angelic di X
Apa itu Angelic?
Angelic berlatar di alam semesta yang dikuasai oleh neo-human — makhluk canggih yang mengarungi kosmos yang penuh dengan konflik dan misteri. Metaverse Game Studios telah membangun dua mode utama: "Dark Symphony," kampanye single-player premium, dan "The Chaos Theatre," sebuah mode multiplayer taktis gratis yang kini memasuki tahap public alpha.
Struktur terpisah ini melayani pemain solo yang berfokus pada narasi maupun mereka yang menginginkan tantangan multiplayer yang kompetitif. Pada tahun 2022, Angelic mendapatkan pendanaan sebesar $10 juta dari investor web3 untuk memperluas pengembangan dan mendukung ekosistem "Collaborate to Earn" — sebuah model yang memberikan reward atas gameplay kooperatif dan inisiatif berbasis komunitas, alih-alih mekanisme pay-to-win.

Metaverse Game Studios Angelic's Chaos Theatre
IP Angelverse
Angelic berada di bawah kekayaan intelektual (IP) Angelverse, yang mencakup game, buku, dan komik. Token ANGL berfungsi sebagai alat tata kelola (governance) sekaligus sumber daya dalam game untuk crafting dan desain hero. Dengan suplai tetap sebanyak 1 miliar token, ANGL menjaga ekonomi yang mendorong konten buatan pengguna dan tata kelola komunitas.
Narasi game
Pemain mengendalikan neo-human, memimpin tim hero yang disebut angels melalui pertempuran strategis berbasis giliran (turn-based). Cerita terungkap di stasiun luar angkasa, koloni, dan Bumi pasca-apokaliptik. Kelangsungan hidup bergantung pada kerja sama tim — pemain berdagang, bertarung, dan bernegosiasi untuk maju melalui tantangan dalam game.
Kustomisasi hero dan perencanaan strategis menjadi pendorong gameplay Angelic. Pemain meningkatkan hero mereka melalui sistem crafting yang mendetail, menyesuaikan mereka untuk berbagai skenario pertempuran. Setiap pilihan memengaruhi hasil akhir, memberikan reward bagi pemikiran taktis dan fleksibilitas.

Seni Karakter Angelic
Apa saja yang ada di Open Alpha
Open Alpha tanggal 6 Agustus menghadirkan beberapa peningkatan pada Angelic:
- Optimasi Build: Performa yang lebih baik di berbagai konfigurasi perangkat keras, meningkatkan kualitas visual dan kelancaran gameplay.
- Mode PvE: Mode single-player dan co-op melawan lawan AI, dengan tantangan dan reward yang dinamis.
- Progresi Pemain: Sistem yang dirancang ulang yang memungkinkan pemain naik level dan membuka hero baru menggunakan "angel shards."
- Tutorial: Mode tutorial lengkap untuk mengajarkan mekanisme pertempuran kepada pemain baru.
- Perombakan Sistem Akun: Sinkronisasi dan aksesibilitas yang ditingkatkan bagi pemain di seluruh dunia.

Fitur Baru Angelic untuk Open Alpha
Erkan Bayol, Founder dan CEO Metaverse Game Studios: "Masukan dan dukungan Anda sangat berharga dalam membentuk Angelic, dan kami tidak sabar untuk melanjutkan perjalanan ini bersama-sama. Nantikan pembaruan lebih lanjut seiring mendekatnya Open Beta. Terima kasih telah menjadi bagian dari komunitas kami. Sampai jumpa di pembaruan berikutnya, Angels."
Apa artinya ini
Peluncuran Open Alpha mewakili langkah besar bagi Metaverse Game Studios dan komunitas Angelic. Dengan perpaduan gameplay strategis dan kedalaman narasi, Angelic menawarkan pengalaman unik bagi pemain yang menginginkan konten solo maupun multiplayer.
Ikuti Angelic di X untuk pembaruan pengembangan. The Chaos Theatre sudah tersedia untuk di-wishlist di Steam, dan Dark Symphony dapat di-wishlist di Epic Games. Keduanya diluncurkan pada 6 Agustus.







