Pasar game India, yang saat ini bernilai $3.8 miliar, berada di jalur yang tepat untuk mencapai $9.2 miliar pada tahun 2029. Itu adalah tingkat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 20%, dan ini terjadi lebih cepat daripada sektor media baru India lainnya, yang tumbuh sebesar 16% per tahun. Game kini mewakili hampir 30% dari pasar media India yang bernilai $12.5 miliar, menjadikannya segmen dengan pertumbuhan tercepat dengan margin yang signifikan.

Pasar Game India Diprediksi Mencapai $9.2 Billion pada 2029
Diproyeksikan Mencapai $9.2 Billion pada 2029
Lintasan game India mencerminkan pertumbuhan eksplosif China dari dua dekade lalu, dan sektor ini mulai mendekati pendapatan Bollywood. Negara ini menambah 23 juta gamer dalam satu tahun terakhir saja, sehingga total basis pemain mencapai 591 juta. Dari jumlah tersebut, 148 juta adalah pengguna yang melakukan pembayaran.
Waktu bermain game mingguan melonjak 30% dari tahun ke tahun menjadi 13 jam per minggu—dua kali lipat dari waktu yang dihabiskan pengguna India di platform media sosial. Pembelian dalam aplikasi (in-app purchases) melonjak 41%, didorong terutama oleh game mobile mid-core yang menarik bagi audiens India yang berkembang pesat. Lonjakan pendapatan tersebut kini menjadi kategori dengan pertumbuhan tercepat di pasar.
Mobile mendominasi. India adalah pasar mobile gaming terbesar kedua di dunia dengan 15.2 miliar unduhan, jauh di depan Brasil dan AS. Perangkat Android menguasai sekitar 90% pangsa pasar, didorong oleh smartphone terjangkau di kisaran harga $200–$400 dan beberapa biaya data seluler termurah secara global. Kombinasi tersebut telah mengubah India menjadi pusat kekuatan gaming yang mengutamakan mobile (mobile-first).

Ukuran Pasar Game India berdasarkan Pendapatan pada FY24 (dalam $ Miliar)

Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Pergeseran demografi dan perilaku konsumen
Pemain yang lebih muda—terutama mereka yang baru pertama kali memiliki penghasilan antara usia 18 dan 30 tahun—mendorong keterlibatan. Gamer wanita kini mencakup 44% dari basis pengguna, dan 66% pemain tinggal di luar wilayah metro utama. Budaya gaming mulai menyebar ke luar pusat perkotaan India.
Pembayaran digital adalah standar utama. 83% pengguna membayar konten dalam game melalui dompet digital atau UPI. Toleransi terhadap iklan sangat tinggi: 47% pemain lebih memilih model yang didukung iklan daripada langganan berbayar, dan transaksi mikro (microtransactions) terus meningkat.

Ukuran Pasar Media Baru India pada FY24 (dalam $ Miliar)
Tren pasar dan pengembangan game
Permintaan akan game yang relevan secara budaya terus meningkat, dan para pengembang meresponsnya. Mayhem Studios sedang membangun game battle royale yang berakar pada tema-tema India, sebagai bagian dari dorongan yang lebih luas menuju konten yang resonan secara lokal. Pemain menginginkan game yang mencerminkan pengalaman mereka sendiri, dan pengembang mengalihkan fokus untuk membangun IP seputar budaya India alih-alih menggunakan templat global yang umum.
Studio-studio di India mulai beralih dari pekerjaan kontrak untuk penerbit internasional menuju pengembangan IP independen. Banyak pendiri yang sebelumnya bekerja pada proyek alih daya kini memanfaatkan biaya pengembangan kompetitif di India untuk membangun pasar domestik. Ada juga gelombang pengembang diaspora yang kembali ke tanah air, bersama dengan investor internasional yang ingin membangun posisi awal di wilayah tersebut.
Peluang dalam esports dan social gaming
Esports tetap menjadi bagian kecil dari pasar secara keseluruhan, tetapi jumlah penontonnya tumbuh dengan cepat. Platform social gaming mengalami keterlibatan yang tinggi, dengan pemain menghabiskan lebih banyak waktu pada pengalaman sosial interaktif dibandingkan media sosial tradisional. Waktu bermain casual gaming meningkat 20% pada tahun 2024, mencerminkan tren yang lebih luas menuju permainan yang berorientasi pada komunitas dan interaktif.

Pertimbangan Utama untuk Pertumbuhan di Masa Depan
Lumikai Insignia Summit dan kolaborasi industri
Insignia Summit tahunan mempertemukan tokoh-tokoh seperti pembuat film SS Rajamouli dan perwakilan dari sektor game dan teknologi global, yang menyoroti minat internasional terhadap pasar India. Kemitraan dengan Google dan Deloitte mendukung penelitian di balik proyeksi ini, yang diambil dari hampir 3.000 pengguna mobile, analitik pihak ketiga, dan wawancara pakar. KTT ini bertujuan untuk menghubungkan investor dengan peluang di lingkungan dengan pertumbuhan tinggi ini.
Industri game India didukung oleh akses mobile, biaya data yang rendah, dan meningkatnya keterlibatan dengan konten yang relevan secara budaya. Seiring dengan meningkatnya investasi global dan lokal, lanskap pengembangan menjadi semakin beragam, menciptakan kondisi untuk inovasi dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sorotan Data Lumikai
Relevansi dengan web3 gaming
Ledakan game di India menghadirkan peluang yang jelas bagi ekosistem web3 gaming. Keterlibatan tinggi dari audiens muda yang mengutamakan mobile dan segmen pemain yang berkembang pesat dalam hal digital-first dan pembelian dalam aplikasi sangat selaras dengan ekonomi terdesentralisasi yang dimiliki oleh pemain (player-owned economies).
Popularitas dompet digital dan UPI untuk pembayaran dalam game menunjukkan kesiapan untuk transaksi berbasis blockchain. Toleransi yang tinggi terhadap model yang didukung iklan dan berbasis transaksi mikro sangat cocok dengan mekanisme play-to-earn dan NFT. Seiring dengan fokus pengembang India pada IP yang resonan secara lokal dan model kepemilikan, web3 dapat menyediakan alat untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan dan berbasis komunitas yang memberi penghargaan kepada pemain dan kreator, memposisikan India sebagai pusat utama dalam ruang web3 gaming global.







