Roblox sering dikaitkan dengan anak-anak, tetapi basis pemain platform ini mencakup rentang usia yang jauh lebih luas daripada yang diasumsikan banyak orang. Global Gamer Study 2025 dari Newzoo menemukan bahwa hanya 29% pemain Roblox yang berusia antara 10 hingga 15 tahun. Sisanya mencakup kelompok besar yang berusia 20-an, 30-an, dan seterusnya, yang menunjukkan bahwa pemain yang lebih dewasa secara aktif terlibat dalam platform ini.
Data ini memiliki catatan tersendiri. Studi tersebut tidak menyertakan pemain di bawah usia 10 tahun, yang merupakan bagian signifikan dari audiens Roblox. Roblox juga memungkinkan pengguna memasukkan usia berapa pun saat pembuatan akun, yang dapat memengaruhi akurasi demografis. Meski begitu, angka-angka tersebut menunjukkan pergeseran yang jelas: Roblox bukan lagi sekadar untuk anak-anak.
Cek Roblox Gift Cards di Amazon di sini.

Roblox Is Expanding Beyond Kids
Apa artinya ini bagi brand dan developer
Kehadiran pemain yang lebih dewasa mengubah cara brand dan developer memandang Roblox. Pemasaran yang hanya menargetkan anak-anak akan melewatkan audiens yang terus berkembang. Kampanye dan konten buatan pengguna (user-generated content) kini dapat menjangkau berbagai generasi, membuka pintu bagi strategi yang lebih bervariasi dan inklusif.
Pergeseran ini juga menjawab skeptisisme mereka yang mempertanyakan apakah orang dewasa benar-benar menggunakan platform ini. Engagement dari pengguna yang lebih dewasa terus meningkat, mengubah Roblox menjadi mainstream gaming platform alih-alih sekadar ruang khusus untuk anak-anak.
Developer papan atas meraup pendapatan besar
Pada Roblox Developer Conference 2025, perusahaan membagikan data pendapatan yang mencakup Juni 2024 hingga Juli 2025. Angka-angka tersebut menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan bagi kreator papan atas.
10 developer teratas kini menghasilkan rata-rata $38.5 juta per tahun, lebih dari dua kali lipat dari pendapatan mereka lima tahun lalu. 100 developer teratas menghasilkan sekitar $7 juta per tahun, dan 1.000 developer teratas rata-rata menghasilkan $980,000. Namun, bagi sebagian besar developer, median payout berada di angka $1,440 per tahun.

Roblox Is Expanding Beyond Kids
Roblox dan web3
Seiring pertumbuhan Roblox dan diversifikasi audiensnya, platform ini mulai bersinggungan dengan tren gaming yang lebih luas seperti web3 integration, ekonomi virtual, dan pengalaman digital yang menarik bagi pemain yang lebih dewasa. Bagi brand dan developer yang ingin berinovasi, memahami spektrum usia penuh di Roblox sangat penting saat merancang pengalaman dalam game atau kampanye pemasaran.
Sumber: Michail Katkoff dari Deconstructor of Fun
Pelajari tentang pengalaman Roblox populer lainnya di sini:
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Kelompok usia apa saja yang memainkan Roblox selain anak-anak?
Sebagian besar pemain berusia antara 10 dan 15 tahun, tetapi Roblox juga menarik pengguna berusia 20-an, 30-an, dan lebih tua. Rincian pastinya bervariasi karena usia dilaporkan sendiri oleh pengguna.
Apakah Roblox hanya populer di kalangan anak-anak?
Tidak. Roblox semakin menarik audiens yang lebih dewasa, menjadikannya platform yang mencakup berbagai generasi.
Seberapa andal data usia Roblox?
Roblox memungkinkan pengguna memasukkan usia berapa pun saat mendaftar, sehingga data demografis tidak sepenuhnya presisi. Studi seperti dari Newzoo menawarkan tren yang lebih luas tetapi mungkin tidak menangkap semua pengguna yang lebih muda.
Bagaimana brand harus mendekati Roblox mengingat tren ini?
Brand harus merancang kampanye yang menarik bagi pemain yang lebih muda maupun yang lebih dewasa. Keberagaman platform ini menciptakan peluang untuk konten buatan pengguna, pemasaran interaktif, dan pengalaman yang melibatkan audiens yang lebih luas.
Apakah tren audiens Roblox memengaruhi strategi pengembangan game?
Ya. Developer dapat membangun pengalaman yang menarik rentang usia yang lebih luas, beralih dari konten yang hanya ditujukan untuk anak-anak dan merangkul fitur-fitur yang menarik bagi remaja dan orang dewasa.







