Saga Origins, perusahaan blockchain yang berspesialisasi dalam gaming berbasis AI, telah membawa empat mitra baru ke dalam ekosistemnya seiring dengan upaya mereka untuk terus mendorong pengembangan game bertenaga AI. Kemitraan ini diumumkan pada ajang Sidekick showcase perusahaan tersebut selama GDC 2025, di mana Saga Origins juga mendemonstrasikan sistem karakter AI, alat naratif, dan kerangka kerja ekonomi dalam game mereka. Kolaborasi ini dibangun berdasarkan kerja sama terbaru Saga Origins dengan pengembang game web3 GFAL, yang menggunakan teknologi perusahaan tersebut untuk menambahkan fitur berbasis AI ke dalam Diamond Dreams.

GFAL dan Saga Mengintegrasikan Agen Berbasis AI ke dalam Game Diamond Dreams
Empat studio mengadopsi teknologi AI Saga
Para mitra baru tersebut — Super Company, OV Entertainment, Didimo, dan Northern Lights Entertainment — masing-masing mengintegrasikan sistem AI Saga Origins ke dalam game mereka. Super Company meningkatkan mobile 3D shooter Hero Hunters dengan menambahkan AI pada karakter Titanus, membuat interaksi dengan karakter tersebut menjadi lebih responsif dan bervariasi. OV Entertainment berencana untuk menyebarkan agen AI Saga di berbagai game, dengan tujuan membuat karakter dalam game terasa lebih hidup dan memperdalam keterlibatan pemain.
Northern Lights Entertainment menerapkan teknologi tersebut pada Nebulae, sebuah strategy game politik di mana laporan berita yang dihasilkan AI akan memberikan pembaruan waktu nyata (real-time) kepada pemain. AI tersebut juga akan melacak sentimen pemain dan menyesuaikan elemen naratif berdasarkan reaksi komunitas. Didimo, yang berfokus pada pembuatan karakter digital, bekerja sama dengan Saga Origins melalui platform Popul8 mereka untuk mengembangkan alat bertenaga AI guna menghasilkan karakter dalam game.

Blockchain Saga Origins
Tujuan pembangunan Saga Origins
Rebecca Liao, salah satu pendiri dan CEO Saga Origins, menunjuk kemitraan ini sebagai bukti peran AI yang terus berkembang dalam web3 gaming. Ia menekankan bahwa setiap mitra telah membangun komunitas pemain yang kuat melalui game dan model live service mereka. Dengan melapisi perangkat alat AI dan infrastruktur backend Saga ke dalam game-game tersebut, para pengembang mencoba menambahkan dimensi baru pada imersi, penceritaan, dan mekanik gameplay.
Saga Origins memposisikan dirinya sebagai pemain sentral dalam pengembangan game berbasis AI dengan bekerja sama dengan studio di berbagai genre. Integrasi AI ke dalam sistem gameplay, perilaku karakter, dan ekonomi dalam game dimaksudkan agar pengalaman bermain terasa lebih adaptif dan responsif terhadap pilihan pemain. Seiring dengan berjalannya kemitraan ini, pengaruh AI terhadap cara pemain berinteraksi dengan dunia game diharapkan akan terus meluas.







