EA’s Skate Sees 15 Million Players

Skate EA: 15 Juta Pemain

Skate EA (2025) memulai dengan baik, melampaui 15 juta pemain di berbagai platform. Model free-to-play dan respons komunitasnya membentuk masa depan waralaba ini.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

EA’s Skate Sees 15 Million Players

Periode Early Access Skate EA (2025) telah resmi diluncurkan, dan responsnya jauh dari kata kecil. Rhys Elliott dari Alinea Analytics melaporkan bahwa hanya dalam beberapa minggu, game ini telah melampaui 15 juta pemain di berbagai platform, memberikan dorongan awal yang mengesankan bagi pertaruhan gratis EA pada seri ini. Ini adalah pencapaian besar bagi sebuah franchise yang telah lama tidak aktif selama lebih dari satu dekade, tetapi seperti peluncuran layanan langsung (live-service) lainnya, tantangan sebenarnya adalah mempertahankan para pemain tersebut.

Angka Early Access Melukiskan Gambaran yang Menjanjikan

Menurut EA, audiens konsol merupakan mayoritas basis pemain awal Skate, dengan lebih dari 12 juta pemain di konsol (sekitar 7,5 juta di PlayStation saja) dan hampir 4 juta di Steam. Meskipun unduhan gratis lebih mudah didapatkan, data keterlibatan menunjukkan daya tahan yang nyata.

Data Steam menunjukkan puncak awal sekitar 135.000 pemain bersamaan saat peluncuran, stabil di sekitar 40.000 hingga 50.000 pengguna aktif dalam minggu-minggu berikutnya. Di PC saja, game ini telah menghasilkan sekitar $3 juta dari penjualan kosmetik, menunjukkan bahwa model monetisasi EA (meskipun kontroversial) setidaknya telah menemukan audiens yang bersedia mengeluarkan uang.

Namun, Skate tetap menjadi pengalaman yang utamanya berorientasi pada konsol. Data multi-platform menunjukkan jutaan pengguna aktif harian terus masuk, didorong oleh promosi dari mulut ke mulut, berbagi di media sosial, dan visibilitas yang kuat di platform seperti TikTok.

EA’s Skate Sees 15 Million Players

EA’s Skate Sees 15 Million Players

Jenis Game Skateboarding yang Berbeda

Pengembang Full Circle telah memperjelas bahwa Skate (2025) bukanlah sekuel atau reboot tradisional, melainkan arah baru untuk franchise ini. Dibangun sebagai pengalaman layanan langsung (live-service), Skate memperkenalkan San Vansterdam, sebuah kota luas yang dimaksudkan untuk berkembang melalui pembaruan, acara, dan konten yang digerakkan oleh komunitas.

Ini adalah pendekatan yang mencerminkan strategi EA yang lebih luas untuk game jangka panjang seperti Apex Legends dan The Sims 4: buat akses gratis, lalu bangun keterlibatan melalui pembaruan musiman, kosmetik, dan fitur sosial. Cross-play, cross-progression, dan desain yang selalu online membentuk fondasi ekosistem tersebut.

Namun, struktur ini telah menimbulkan gesekan di antara para penggemar trilogi Skate asli, yang mengaitkan seri ini dengan otentisitas dan permainan offline. Bagi mereka, pergeseran menuju dunia yang terhubung terus-menerus terasa seperti perubahan besar dari akar seri ini.

Nuansa Skate Tetap Utuh

Meskipun ada pergeseran filosofi desain, gameplay itu sendiri telah banyak dipuji. Sistem kontrol "Flick-It" yang mendefinisikan seri ini masih ada, menawarkan presisi dan aliran memuaskan yang sama yang membedakan Skate dari game skating lainnya. Fisikanya terasa membumi dan ekspresif, dan tata letak terbuka San Vansterdam mendorong kreativitas.

Namun, presentasinya telah memecah belah pemain. Beberapa menghargai tampilan yang bersih dan nada yang mudah diakses, sementara yang lain berpendapat bahwa itu menghilangkan energi mentah dari jalanan yang memberikan pesona pada game-game lama. Kota ini terasa lebih seperti taman bermain skate park daripada ruang perkotaan yang hidup, dan perbedaan nada ini telah menjadi poin kritik yang berulang.

EA’s Skate Sees 15 Million Players

EA’s Skate Sees 15 Million Players

Monetisasi Memicu Kekhawatiran yang Akrab

Poin pembicaraan terbesar seputar Skate (2025) adalah pendekatannya terhadap monetisasi. Meskipun semua item berbayar murni kosmetik, pemain telah menyuarakan keprihatinan tentang bagaimana sistem ini disusun. Bundel mata uang premium tidak selalu selaras dengan biaya item, dan penyertaan loot box acak telah menyebabkan perbandingan dengan ekonomi ala mobile.

Animasi yang tidak dapat dilewati yang terkait dengan pembelian dalam game juga menjadi titik sensitif. Bagi sebagian orang, pilihan desain ini membuat Skate terasa kurang seperti perayaan budaya skate dan lebih seperti toko yang dibangun di sekitar metrik keterlibatan. Meskipun demikian, dibandingkan dengan model gratis lainnya, monetisasi Skate tetap cukup moderat, dan sebagian besar pemain masih menikmati pengalaman tanpa mengeluarkan uang.

Audiens Terbagi, Tetapi Ada Ruang untuk Berkembang

Reaksi terhadap Skate menunjukkan perbedaan generasi yang jelas. Pemain baru, terutama mereka yang tertarik pada aspek sosialnya, melihatnya sebagai ruang online santai untuk berkumpul dan bereksperimen. Sementara itu, penggemar lama melihatnya sebagai versi yang diencerkan dari seri yang mereka ingat - kurang tentang otentisitas, lebih tentang aksesibilitas.

Dari sudut pandang bisnis, EA tampaknya telah membangun fondasi yang kuat untuk masa depan Skate. Angka pemain dan potensi pendapatan game menunjukkan ada banyak ruang untuk pertumbuhan, terutama jika pembaruan di masa mendatang mengatasi kekhawatiran seputar nada dan monetisasi.

Jika Full Circle dapat memperluas San Vansterdam dengan lebih banyak ruang yang kaya karakter, menyempurnakan komunikasinya dengan pemain, dan menyeimbangkan tujuan komersial dengan otentisitas kreatif, Skate (2025) bisa menjadi contoh utama tentang cara mengadaptasi franchise klasik ke era layanan langsung (live-service).

Sumber: Rhys Elliott dari Alinea Analytics

Berikut adalah daftar semua game yang disebutkan:

  • Skate (2025)
  • Tony Hawk’s Pro Skater 1+2
  • Session
  • Skater XL
  • The Sims 4
  • Apex Legends

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Berapa banyak pemain Skate (2025)? EA melaporkan bahwa Skate (2025) telah melampaui 15 juta pemain di semua platform sejak peluncuran Early Access-nya.

Apakah Skate (2025) gratis dimainkan? Ya. Skate (2025) adalah judul gratis yang tersedia di konsol dan PC. Game ini menampilkan pembelian kosmetik opsional tetapi tidak ada mekanisme pay-to-win.

Apakah Skate (2025) memiliki cross-play dan cross-progression? Ya. Game ini mendukung cross-play dan cross-progression, memungkinkan pemain untuk bermain bersama dan membawa progres mereka antar platform.

Bisakah Skate (2025) dimainkan secara offline? Tidak. Skate (2025) memerlukan koneksi internet yang konstan, karena dirancang di sekitar dunia bersama yang selalu online.

Apakah Skate (2025) pay-to-win? Tidak. Semua pembelian bersifat kosmetik, hanya memengaruhi penampilan dan opsi kustomisasi, bukan performa gameplay.

Akankah Skate (2025) menerima konten baru? Ya. EA dan Full Circle telah mengonfirmasi pembaruan berkelanjutan, termasuk acara baru, area, dan kosmetik sebagai bagian dari peta jalan layanan langsung (live-service) game ini.

Edukasi, Laporan

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026