Steam Machine and Frame VR Deep Dive

Steam Machine & Frame VR: Ulasan Mendalam

Valve memperkenalkan Steam Machine 2.0, kontroler Steam baru, dan perangkat Steam Frame VR, dijadwalkan rilis awal 2026 dengan kompatibilitas SteamOS yang ditingkatkan.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui Jan 13, 2026

Steam Machine and Frame VR Deep Dive

Valve telah mengumumkan jajaran perangkat keras baru minggu ini, termasuk pengontrol Steam yang diperbarui, headset Steam Frame VR, dan Steam Machine generasi kedua. Steam Machine baru, yang awalnya diluncurkan pada tahun 2013, dijadwalkan akan dirilis pada awal tahun 2026, meskipun detail harga belum dikonfirmasi. Pengumuman terbaru perusahaan ini mencerminkan upaya berkelanjutan untuk menyediakan pengalaman bermain game PC seperti konsol melalui SteamOS.

Pengontrol Steam telah diperbarui untuk menyempurnakan desain dan opsi inputnya, sementara Steam Frame adalah headset VR ringkas yang beroperasi sebagai PC sendiri tetapi juga mendukung streaming melalui WiFi dari perangkat lain. Valve menekankan bahwa Steam Frame cocok untuk VR dan game tradisional, mengakui adopsi VR yang lebih lambat dibandingkan ekspektasi sebelumnya.

Potensi Steam Machine 2.0

Generasi kedua Steam Machine mungkin memiliki dampak paling signifikan di antara pengumuman perangkat keras terbaru Valve. Tidak seperti Steam Machine asli, yang menghadapi keterbatasan karena dukungan Linux yang tidak lengkap, model baru ini mendapat manfaat dari peningkatan perangkat lunak yang signifikan. Proton, alat sumber terbuka yang memungkinkan game Windows berjalan di Linux, kini memungkinkan sebagian besar game Steam berfungsi di SteamOS, memperluas potensi audiens perangkat.

Steam Deck juga telah mempersiapkan pengembang dan pemain untuk pengalaman Steam bergaya konsol. Dengan mendorong dukungan pengontrol yang konsisten dan kompatibilitas di seluruh katalog game yang luas, Steam Deck telah membantu menciptakan lingkungan di mana konsol berbasis PC seperti Steam Machine dapat berhasil. Pendekatan ini memungkinkan Valve untuk menawarkan perangkat yang memberikan pengalaman perpustakaan Steam yang familiar di TV tanpa mengharuskan pemain untuk membeli ulang game.

Pertimbangan Perangkat Keras dan Strategi Pasar

Membangun PC bergaya Steam Machine lebih sederhana daripada merancang perangkat genggam seperti Steam Deck, yang membutuhkan lebih banyak sumber daya teknik dan inovasi. SteamOS tetap tersedia secara gratis untuk mitra perangkat keras, sehingga lebih mudah bagi produsen untuk membuat dan mendukung perangkat Steam Machine. Strategi Valve berbeda dari pemasaran konsol tradisional, karena perusahaan mengandalkan basis pengguna Steam yang ada daripada promosi berbayar atau distribusi ritel yang luas.Pendekatan ini menempatkan Steam Machine sebagai tambahan opsional bagi para gamer PC daripada konsol yang wajib dimiliki. Valve telah melaporkan antara 170 hingga 200 juta pengguna aktif bulanan di Steam, dan Steam Deck telah menyumbangkan sekitar 5 hingga 7 juta unit ke ekosistem. Perusahaan memperkirakan bahwa Steam Machine dapat menambah 7 hingga 10 juta unit tambahan selama lima tahun ke depan.

Tantangan yang Tersisa

Meskipun ada peningkatan, ada beberapa keterbatasan pada Steam Machine baru. Sistem anti-cheat pada tingkat kernel belum kompatibel dengan SteamOS, mencegah judul multipemain tertentu, seperti Battlefield 6, berfungsi di platform. Valve telah menyatakan harapan bahwa peluncuran Steam Machine akan mendorong adopsi dukungan anti-cheat yang lebih luas di kalangan pengembang.

Strategi perangkat keras Valve tetap berfokus pada pertumbuhan ekosistem bertahap daripada persaingan agresif dengan konsol seperti PlayStation 5 atau Xbox Series X. Meskipun konsol ini bertujuan untuk daya tarik pasar massal dan angka penjualan yang tinggi, Valve tampaknya puas untuk secara bertahap memperluas lingkungan Steam yang independen dari Windows untuk pemain yang menginginkan pengalaman konsol berbasis PC.

Kesimpulan

Steam Machine generasi kedua Valve mewakili kelanjutan upaya jangka panjang perusahaan untuk mengembangkan pengalaman bermain game serbaguna bergaya konsol di SteamOS. Dikombinasikan dengan pengontrol Steam yang diperbarui dan perangkat Steam Frame VR, jajaran perangkat keras baru ini memperkuat fokus Valve pada pertumbuhan bertahap dan integrasi ekosistem daripada dorongan perangkat keras berisiko tinggi. Bagi pengguna Steam, Steam Machine baru menawarkan cara tambahan untuk mengakses perpustakaan game mereka di TV, didukung oleh peningkatan kompatibilitas perangkat lunak dan dukungan pengontrol selama bertahun-tahun.

Sumber: GameDiscoverCo

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) 

Kapan Steam Machine baru akan dirilis?
Steam Machine generasi kedua dijadwalkan akan dirilis pada awal tahun 2026. Harga belum diumumkan.

Apakah semua game Steam akan berfungsi di Steam Machine 2.0?
Sebagian besar game Steam seharusnya kompatibel karena Proton, yang memungkinkan game Windows berjalan di SteamOS. Namun, beberapa judul multipemain yang mengandalkan anti-cheat tingkat kernel mungkin tidak didukung pada awalnya.

Bagaimana Steam Machine 2.0 berbeda dari Steam Deck?
Steam Machine adalah PC bergaya konsol yang dirancang untuk digunakan dengan TV, sedangkan Steam Deck adalah perangkat genggam. Steam Machine mendapat manfaat dari desain perangkat keras yang lebih mudah dan kompatibilitas SteamOS penuh di seluruh pengaturan layar yang lebih besar.

Apakah Valve berencana untuk menjual Steam Machine di toko ritel?
Strategi Valve berfokus pada penjualan online dan pertumbuhan ekosistem daripada distribusi ritel yang luas. Mungkin ada ketersediaan ritel terbatas melalui mitra tertentu, tetapi penempatan ritel massal bukanlah prioritas.

Bisakah Steam Frame digunakan untuk bermain game non-VR?
Ya. Steam Frame mendukung VR dan game PC tradisional, baik sebagai perangkat mandiri atau melalui streaming WiFi dari PC lain.

Edukasi

diperbarui

Januari 13. 2026

diposting

Januari 13. 2026