Valve telah memperkenalkan pembaruan signifikan pada antarmuka Steam Store, yang kini tersedia dalam versi Beta, menandai perubahan penting menuju personalisasi dan peningkatan penemuan game. Desain ulang ini menghilangkan bilah sisi biru yang familiar dan menggantinya dengan sistem navigasi yang lebih ramping dan spesifik pengguna, mencerminkan upaya berkelanjutan Valve untuk meningkatkan pengalaman pengguna pada platform distribusi digitalnya.

Steam Store Gets a Major Redesign
Perubahan Utama dalam Navigasi dan Tata Letak
Salah satu perubahan yang paling terlihat adalah penghapusan menu samping biru, yang telah menjadi elemen lama dari tata letak Steam Store. Sebagai gantinya adalah serangkaian item menu yang dipersonalisasi yang dirancang untuk menampilkan konten yang relevan secara lebih efektif. Struktur baru ini menyederhanakan akses ke fitur-fitur inti dan mengurangi kekacauan visual.
Menu "Browse" adalah inti dari tata letak baru. Ini menyoroti bagian-bagian seperti Top Sellers, Discounts and Events, New Releases, Free to Play, Demos, dan tautan langsung ke Wishlist pengguna. Pendekatan ini menghadirkan pengalaman yang lebih berwarna dan jelas secara visual sambil menempatkan item-item dengan prioritas lebih rendah, seperti Points Shop, ke posisi yang kurang menonjol.

Steam Store Gets a Major Redesign
Rekomendasi yang Dipersonalisasi Menjadi Pusat Perhatian
Pembaruan besar lainnya adalah tab "Recommendations" yang baru, yang menampilkan tiga saran game yang dipersonalisasi berdasarkan aktivitas pengguna. Pilihan ini bukan bagian dari Discovery Queue yang sudah ada, melainkan mengandalkan waktu bermain individu, riwayat pembelian, dan rekomendasi dari koneksi tepercaya.
Pendekatan algoritmik Valve terhadap rekomendasi telah lama menjadi fitur inti Steam, dan desain ulang ini dibangun di atas fondasi tersebut. Pembaruan ini juga menampilkan New Releases Discovery Queue, fitur yang sebelumnya kurang dimanfaatkan, membuatnya lebih mudah diakses dari menu utama.

Steam Store Gets a Major Redesign
Kustomisasi Berdasarkan Genre dan Platform
Tampilan "Top Genres" yang diperbarui menyajikan enam tag yang diidentifikasi Steam paling relevan dengan pengguna. Berbeda dengan daftar tag lama yang ekstensif, presentasi yang disederhanakan ini menawarkan gambaran yang lebih bersih tentang kategori yang sesuai dengan minat pengguna. Misalnya, genre seperti SteamOS & Linux mungkin lebih menonjol bagi pengguna yang bermain di Steam Deck.
Bagian "Hardware" telah ditingkatkan untuk menekankan investasi Valve dalam perangkat keras gaming. Kini fitur ini menampilkan konten yang diperluas seputar Steam Deck, docking station-nya, dan perangkat VR Valve. Ini adalah perubahan dari penyebutan perangkat keras yang sebelumnya minimal di bilah sisi.

Steam Store Gets a Major Redesign
Aksesibilitas yang Diperluas melalui Tab "Ways To Play"
Tab "Ways To Play" mengelompokkan pengalaman yang melampaui pengaturan gaming PC tradisional. Ini mencakup bagian-bagian yang dikurasi seperti Great on Deck, Remote Play, Controller Friendly, dan game Co-Operative. Setiap kategori terhubung ke daftar kurasi yang sudah ada, mempromosikan beragam gaya bermain yang didukung oleh platform.

Steam Store Gets a Major Redesign
Fungsionalitas Pencarian yang Ditingkatkan
Pencarian tetap menjadi bagian penting dalam menavigasi Steam Store, dan meskipun fungsionalitas intinya tidak berubah, beberapa peningkatan baru telah diperkenalkan. Ini termasuk:
- Popular Searches: Menyoroti apa yang dicari pengguna secara real time.
- Recently Viewed: Menawarkan akses cepat ke game yang sebelumnya dijelajahi.
- Expanded Search Categories: Pengguna sekarang dapat mencari tag, publisher, dan kategori, bukan hanya game.
Opsi Advanced Search juga sedang diuji, menawarkan pengguna lebih banyak kontrol tentang cara mereka menemukan game melalui filter terperinci. Peningkatan ini bertujuan untuk menyempurnakan penemuan tidak hanya berdasarkan nama, tetapi juga berdasarkan genre, publisher, atau atribut lainnya.

Steam Store Gets a Major Redesign
Kesan Awal dan Dampak
Meskipun perubahan ini masih dalam versi Beta, desain ulang ini menunjukkan penekanan yang lebih kuat pada tampilan konten yang dipersonalisasi dan peningkatan kemampuan ditemukan. Bagi developer dan publisher, perubahan ini dapat membantu judul-judul niche mendapatkan daya tarik dengan lebih selaras dengan preferensi pengguna. Namun, momentum dan visibilitas tetap menjadi faktor penting untuk kesuksesan di platform.
Pada akhirnya, antarmuka baru ini mencerminkan niat Valve untuk menjaga Steam Store tetap adaptif dan berpusat pada pengguna. Meskipun mekanisme keseluruhan penemuan game tidak berubah secara radikal, tata letak yang diperbarui dapat mendorong pengguna untuk menjelajahi genre, judul, dan fitur baru lebih sering.
Sumber: GameDiscoverCo






