
Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Studi Ultra PC Gamer mengungkap tren penting dalam PC gaming, yang menyoroti bahwa hanya 36% gamer yang memilih untuk membeli judul game dengan harga penuh. Pergeseran ini, berdasarkan respons survei dari lebih dari 2.000 partisipan, menekankan meningkatnya preferensi terhadap game diskon dan free-to-play. Dengan tiga dari empat responden menyatakan kekhawatiran mengenai tingginya harga judul game triple-A, studi ini menunjukkan lonjakan minat terhadap game indie. Yang mengesankan, 75% gamer terbuka untuk membeli judul game indie digital, dengan motivasi mulai dari titik harga yang lebih rendah hingga keinginan untuk kreativitas dan eksplorasi.

Seiring beradaptasinya lanskap gaming, studi ini menjelaskan perubahan pola pembelian, dengan 68% responden berinvestasi pada konten dalam game seperti battle pass. Nicolas Gilot, Co-CEO di Ultra, menekankan implikasi praktisnya, dengan menyatakan, “Ini menawarkan wawasan yang sangat berharga bagi pengembang, penerbit, dan platform." Meskipun prospek positif untuk game indie, studi ini menyoroti tantangan terkait kesadaran akan storefront alternatif. Steam dan Epic Games Store mendominasi, sementara kurang dari 20% responden yang familiar dengan alternatif seperti GamesPlanet, GOG, dan Humble Store. Steam adalah toko game PC yang "paling dikenal", diikuti oleh Epic Games Store. Namun, discoverability tetap menjadi tantangan, dengan 36% responden kesulitan menemukan game PC baru. YouTube (38%), word of mouth (34%), dan promosi Steam (18%) adalah saluran yang berpengaruh untuk penemuan game, sementara platform lain seperti Twitch melampaui jalur tradisional.

Ultra mendeskripsikan dirinya sebagai platform hiburan pertama sejenisnya yang menyediakan semua layanan utama industri game serta berbagai aplikasi terpusat dan terdesentralisasi di bawah satu atap, yang dapat diakses melalui satu login. David Hanson, Pendiri dan CEO Ultra, bersama Co-CEO Nicolas Gilot, sebelumnya bekerja sama erat dengan raksasa teknologi Fortune 100, AMD, dalam menghadirkan konsol game hardware dan platform perangkat lunak distribusi game di Tiongkok sambil memimpin tim besar dan anggaran sebesar 120 juta dolar.
Visi Hanson adalah menghadirkan solusi blockchain full-stack yang mencakup blockchain layer 1 yang cepat, tanpa biaya (feeless), dan bersertifikat netral karbon, ekosistem aplikasi, standar NFT yang inovatif, dan marketplace NFT. Selain Ultra Games, "killer app" andalan Ultra yang dibangun dari nol sebagai platform penerbitan mandiri untuk mendisrupsi platform distribusi game PC milik Valve, Steam. Sejak didirikan pada tahun 2018, Ultra telah membangun daftar kemitraan yang mengesankan termasuk AMD, Ubisoft, Theta, dan The Sandbox. Lebih dari 170 penerbit dan pengembang telah berkomitmen untuk mendistribusikan game mereka di Platform Ultra Games.
Menanggapi kekhawatiran yang diangkat oleh para gamer dalam survei tersebut, Ultra berencana untuk memperkenalkan "era baru kepemilikan game". Fitur ini selaras dengan keinginan akan diskon, daya tarik game indie, dan kebutuhan akan pengalaman baru. Studi Ultra PC Gamer memberikan pemahaman mendalam tentang pasar yang dibentuk oleh sensitivitas harga. Seiring matangnya industri gaming, wawasan ini menawarkan panduan pragmatis bagi pengembang dan penerbit dalam menavigasi preferensi gamer PC yang terus berkembang. Laporan lengkapnya, yang dijadwalkan rilis pada Januari 2024, menjanjikan eksplorasi yang lebih mendalam mengenai tren yang membentuk masa depan PC gaming.







