Laporan Q2 2025 dari Konvoy mengulas kondisi industri gaming saat ini, dengan memeriksa performa pasar, tren venture capital, dan kekuatan yang membentuk kembali sektor ini. Analisis ini mencakup aktivitas investasi, perbedaan regional, serta perubahan regulasi yang memengaruhi periklanan digital dan ekosistem platform.

Tren Pasar Gaming Q2 2025
Tinjauan pasar gaming global
Pasar gaming global berada di jalur yang tepat untuk mencapai $196 miliar pada tahun 2026, yang menandai pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 3.7%. Inovasi dan keterlibatan pemain tetap kuat, namun iklim investasi menjadi lebih berhati-hati, terutama dalam hal venture capital.

Tren Pasar Gaming Q2 2025
Tren pendanaan VC
Investasi venture capital di industri gaming turun drastis pada Q2 2025. Total pendanaan VC mencapai $193 juta, turun 47% dari kuartal sebelumnya dan 62% dari tahun ke tahun. Kuartal ini hanya mencatatkan 60 kesepakatan, penurunan sebesar 13% dari kuartal sebelumnya dan penurunan 55% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka-angka ini mencerminkan penarikan kepercayaan investor yang jelas dan kalibrasi ulang toleransi risiko di seluruh sektor.

Tren Pasar Gaming Q2 2025
Analisis regional: AS vs Tiongkok
Kesenjangan regional dalam pengeluaran gamer dan aktivitas startup sangat mencolok. Pada tahun 2024:
- Amerika Serikat mewakili 6.4% dari total gamer global namun menghasilkan 26% dari total pendapatan gaming.
- Tiongkok menyumbang 20.5% dari total gamer global dan juga berkontribusi sebesar 26% dari pendapatan global.
Kesenjangan pengeluaran ini cukup signifikan. Rata-rata gamer AS menghabiskan 3,1 kali lebih banyak per tahun untuk game dibandingkan rata-rata gamer Tiongkok.
Venture capital menunjukkan tren serupa. Startup gaming yang berbasis di AS telah menarik pendanaan 7,7 kali lebih banyak dibandingkan perusahaan Tiongkok sejak 2021. AS juga menampung lebih dari lima kali lipat jumlah startup gaming yang didukung VC, yang memperkuat posisinya dalam hal monetisasi dan investasi.

Tren Pasar Gaming Q2 2025
Aktivitas VC di Eropa
Eropa mencatatkan $113 juta dalam pendanaan VC untuk perusahaan gaming pada Q2 2025. Kuartal ini menandai pergeseran dari investasi Series A ke tahap Seed, yang menunjukkan minat baru pada startup tahap awal. Studio game menyerap 79% dari seluruh investasi VC di kawasan tersebut untuk tahun ini, yang menandakan kepercayaan pada pembuatan konten dan pengembangan IP di pasar Eropa.
Konsolidasi industri dan M&A
Aktivitas merger dan akuisisi terus mendorong konsolidasi industri. Penggabungan antara Tripledot dan Applovin Games menjadi contoh terbaru. Tren ini mencerminkan dorongan yang lebih luas menuju model bisnis yang berkelanjutan, efisiensi operasional, dan skala strategis. Exit seperti Dream Games menunjukkan bahwa pasar privat masih melihat nilai jangka panjang dalam industri gaming.

Tren Pasar Gaming Q2 2025
Perkembangan hukum dan regulasi
Putusan monopoli iklan Google
Putusan pengadilan baru-baru ini menetapkan bahwa Google memegang monopoli di pasar periklanan digital. Upaya perbaikan spesifik masih belum diputuskan, namun hasil ini diperkirakan akan membentuk kembali lanskap ad tech. Dengan nilai periklanan dalam game (in-game advertising) saat ini mencapai $8,7 miliar, putusan ini dapat membuka peluang bagi platform iklan yang berfokus pada gaming untuk bersaing secara lebih adil. Pengembang harus meninjau ketergantungan iklan mereka dan mempertimbangkan diversifikasi di luar Google agar tetap kompetitif seiring perubahan ekosistem iklan.
Putusan App Store Apple
Perubahan besar lainnya datang dari keputusan pengadilan yang melemahkan kendali Apple atas pembelian dalam aplikasi (in-app purchases). Segmen Layanan Apple, yang mencakup komisi App Store, menyumbang 38% dari laba operasional perusahaan. Pengembang kini dapat menggunakan sistem pembayaran pihak ketiga yang mengenakan biaya pemrosesan 2–5% dibandingkan potongan standar Apple sebesar 30%. Perubahan ini dapat meningkatkan margin dan struktur biaya pengembang secara signifikan.

Tren Pasar Gaming Q2 2025
Perkembangan platform dan berita produk
Iklan video berhadiah Roblox
Roblox telah meluncurkan iklan video berhadiah (rewarded video ads) dengan performa awal yang kuat. Iklan tersebut menunjukkan tingkat penyelesaian lebih dari 80% dan sentimen pengguna positif sebesar 87%. Pendekatan yang bersifat opt-in dan berbasis hadiah ini dirancang sebagai pengalaman tambahan bagi pemain, bukan sebagai gangguan. Langkah ini sejalan dengan strategi Roblox yang lebih luas untuk membangun keberlanjutan bagi platform, pengembang, dan ekosistem pemainnya.
Dampak penundaan GTA VI
Penundaan Grand Theft Auto VI memiliki dampak yang terukur pada industri. Game yang dikembangkan oleh Take-Two Interactive ini diharapkan dapat mendorong pendapatan yang signifikan pada tahun 2025. Ketiadaannya mewakili kekurangan pendapatan yang diperkirakan mencapai $2 miliar. Meskipun ditunda, Take-Two menginvestasikan sekitar $2 miliar dalam pengembangan GTA VI, jauh lebih besar daripada $254 juta yang dihabiskan untuk GTA V. Dengan titik harga $80 dan potensi upselling ke langganan, Take-Two diperkirakan akan memulihkan biaya pengembangannya dalam waktu 30 hari setelah perilisan.

Tren Pasar Gaming Q2 2025
Kesimpulan
Industri gaming pada Q2 2025 didefinisikan oleh perlambatan aktivitas venture capital, pergeseran ekonomi platform, dan peningkatan pengawasan hukum terhadap platform digital dominan. Tantangan seperti penundaan perilisan game unggulan dan tingkat pendanaan yang berkurang masih terus ada, namun tren yang lebih luas menunjukkan pematangan sektor. Industri ini bergerak menuju model bisnis yang lebih berkelanjutan dan penempatan strategis, dengan peristiwa likuiditas dan perubahan struktural yang menjadi landasan bagi pertumbuhan jangka panjang.







