Riot Games merilis pengumuman lengkap Act 4 di Masters London pada 21 Juni, dan tambahan utamanya adalah Summit, map baru yang akan hadir di Valorant pada 24 Juni bersamaan dengan struktur insentif kompetitif yang layak diperhatikan sebelum Anda mengantre (queue).

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Seperti apa gameplay di Summit
Summit dibangun berdasarkan lore Sage, berlokasi di akademi pelatihan dan biara Tiongkok tempat asal-usulnya. Cinematic reveal-nya menonjolkan karakternya, namun desain gameplay-nya lah yang membuatnya menarik. Ini adalah map tiga jalur (three-lane) dengan dua spike site, yang membuatnya terasa familiar, tetapi ada tiga dinding yang bisa dijatuhkan (droppable walls) yang tersebar di seluruh map dan dapat diaktifkan di tengah pertandingan untuk membuka atau menutup jalur serta mengubah sudut pandang (sight-lines) secara instan.
Elemen dinamis tersebut membedakan Summit dari layout statis yang selama ini mendominasi map pool Valorant. Dinding yang jatuh di tengah ronde berarti rotasi dan sudut (angles) yang berhasil di satu ronde mungkin tidak akan berhasil di ronde berikutnya. Kuncinya di sini adalah ini bukan sekadar gimmick yang ditempelkan pada map standar. Fitur ini memang dirancang sebagai bagian inti dari cara bermain di map tersebut.
Detail kompetitif yang sangat penting
Begini masalahnya: Riot tidak hanya sekadar memasukkan Summit ke dalam pool normal dan berharap pemain langsung terbiasa. Selama minggu pertama Act 4, Summit akan memiliki queue khusus, terpisah dari rotasi standar. Hal itu saja menjamin pemain akan sering memainkannya sebelum map tersebut digabungkan ke dalam rotasi umum.
Detail yang lebih penting adalah penyesuaian penalti ranked. Selama dua minggu pertama Act 4, kekalahan di Summit hanya akan dikenakan 50% dari penalti rank rating standar. Ini adalah bantalan yang berarti bagi siapa pun yang khawatir rank mereka turun saat mempelajari map yang belum pernah mereka mainkan sebelumnya.
Jika Anda masih ragu untuk melakukan grind ranked di act ini, dua minggu tersebut adalah waktu yang tepat untuk bereksperimen tanpa risiko seperti biasanya.
Mode Retake adalah alasan lain untuk kembali bermain
Mode Retake yang baru mungkin justru menjadi tambahan yang lebih menarik bagi tipe pemain tertentu. Ini adalah format 3v3 di mana spike sudah terpasang di awal setiap ronde, dan kedua tim mendapatkan loadout acak. Tidak ada manajemen ekonomi, tidak ada fase buy, tidak ada tekanan saat memasang spike. Hanya skenario retake, di setiap ronde.
Bagi pemain yang sudah jarang bermain Valorant karena loop kompetitif terasa melelahkan, Retake menghilangkan hambatan tersebut. Ini adalah mode waktu terbatas, jadi tidak akan tersedia selamanya, tetapi ini adalah cara yang mudah untuk melatih gunfight dan penggunaan utility tanpa beban mental seperti pertandingan penuh. Pemain yang mengasah dasar-dasar agent dan ekonomi sebelum terjun akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal.
Hal lain yang hadir pada 24 Juni
Act 4 bukan hanya tentang Summit dan Retake. Skinline Blackspyre Collection hadir bersamaan dengan battlepass baru, memberikan konten kosmetik yang menarik untuk update kali ini. Valorant tersedia di Windows PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X, sehingga seluruh basis pemain mendapatkan akses ke semua konten secara bersamaan saat Act 4 dirilis.
Dengan dinding dinamis Summit yang mengubah cara Anda membaca map di tengah ronde, pemilihan agent Anda akan lebih berpengaruh dari biasanya. Cek tier list agent Valorant sebelum Act 4 dirilis untuk melihat pilihan mana yang paling efektif di map yang bisa mengubah geometrinya sendiri.

