Overview
Roco Kingdom adalah gebrakan Morefun Studios dalam genre open-world creature-collecting, yang berlatar di Continent of Carosia di mana pemain berperan sebagai Roco. Tujuannya sederhana: jelajahi dunia yang hidup, jalin ikatan dengan Jinies (makhluk asli Carosia), dan bangun kehidupan yang memadukan monster-catching dengan kehidupan sekolah, petualangan kooperatif, dan PvP kompetitif. Yang membedakannya dari game sejenis adalah tingkat perbedaan prosedural pada setiap Jini, bukan sekadar salinan dengan warna berbeda.
Setiap Jini dalam game ini bervariasi dalam tinggi, ukuran, dan berat, dan varian langka membuatnya lebih unik dengan tampilan prismatic, chromatic, dan nightmare-corrupted. Dengan 400+ Jinies yang dikonfirmasi, perbedaan koleksi antar pemain bisa sangat signifikan. Morefun Studios juga telah mengonfirmasi dukungan penuh cross-platform di PC (Steam), Xbox, PlayStation, Android, dan iOS, tanpa paywall yang membatasi antar platform.

Roco Kingdom content image
Apa yang membuat koleksi Jini di sini berbeda?
Kebanyakan game creature-collecting memperlakukan kelangkaan (rarity) sebagai pembatas statistik. Roco Kingdom memperlakukannya sebagai sistem identitas visual. Spesies Jini yang sama bisa muncul dalam berbagai konfigurasi fisik, artinya dua pemain yang menangkap Jini yang sama bisa mendapatkan makhluk dengan tampilan dan nuansa yang berbeda. Varian langka seperti nightmare-corrupted menambahkan lapisan visual yang lebih gelap ke dunia yang penuh warna dan bertema sihir ini.

Roco Kingdom content image
Fitur utama sistem Jini:
- 400+ Jinies yang bisa dikoleksi di seluruh Continent of Carosia
- Variasi individu dalam tinggi, ukuran, dan berat untuk setiap makhluk
- Varian langka prismatic, chromatic, dan nightmare-corrupted
- Sistem friendship pact yang mengikat Jini dengan pemain tertentu
- Kostum serasi untuk pemain dan Jini

Roco Kingdom content image
PvP turn-based dan sistem counter 18-class
Sisi kompetitif Roco Kingdom berjalan melalui duel PvP turn-based dengan level Jini yang disetarakan (equalized), yang berarti hasil akhir bergantung pada strategi, bukan seberapa lama kamu grinding. Ekosistem counter 18-class menciptakan struktur tipe-matchup di mana pengetahuan elemen dan penguasaan skill trait menentukan kemenangan. Menaikkan level Jini ke batas maksimal sebelum lawan tidak akan otomatis memberimu kemenangan, yang membuat PvP tetap aksesibel tanpa terasa mudah.
Progres melalui sistem ranking Jini Battle Master memberikan reward bagi pemain yang konsisten, dan format yang disetarakan berarti Jini mana pun dalam koleksi pemain secara teknis layak digunakan dalam kompetisi. Ini adalah pilihan desain yang berarti dalam genre di mana endgame PvP sering kali hanya berkutat pada meta roster yang kecil.
Magic Academy dan eksplorasi kooperatif
Selain mengoleksi dan bertarung, Roco Kingdom membangun sistem Magic Academy di mana pemain memilih sekolah, mengikuti sesi Outdoor Classroom, dan berkompetisi di Academy Points Tournament. Event sekolah musiman mengaitkan kalender sosial dengan loop progres game, memberikan alasan bagi pemain untuk terus terlibat di luar eksplorasi standar.

Roco Kingdom content image
Permainan kooperatif di Carosia lebih dari sekadar membentuk grup. Dua pemain bisa menunggangi satu Jini yang sama untuk menjelajahi dunia, berbagi reward gathering, dan membagi battle EXP saat menangkap Jinies bersama. Struktur shared-reward ini mengurangi gesekan yang biasanya membuat co-op terasa seperti beban di game creature-collecting, di mana satu pemain biasanya harus menggendong pemain lain melalui konten yang sudah mereka selesaikan.
Kosmetik dan identitas cross-platform
Sistem kostum twin-style memungkinkan pemain mencocokkan pakaian mereka langsung dengan tampilan Jini mereka, membuka efek Magic Touch yang menandai ikatan tersebut secara visual. Ini memperkuat identitas Roco Kingdom sebagai game di mana ekspresi personal berjalan beriringan dengan penguasaan makhluk. Di PC, konsol, dan mobile, karakter dan roster Jini yang sama akan terbawa, membuat janji cross-platform benar-benar fungsional, bukan sekadar pelengkap fitur.







