• Beranda
  • Game
  • Panduan
  • Berita
  • Ulasan
  • Misi
  • Kotak Misteri
  • Beli Game
  • Daftar
  • GAMES+
  • Penawaran & Diskon
  • Kalender Game (Buka dengan GAMES+)
Senses: Midnight Banner
  1. Game
  2. Senses: Midnight
  3. Ringkasan

Senses: Midnight

Tentang Senses: Midnight

Studio

SUZAKU Games

Situs Web

store.steampowered.com/app/1664430

Tanggal Rilis

Juli 22. 2022

Senses: Midnight Logo
Senses: Midnight
AksiPetualanganIndieRPGTeka-teki

RPG survival horror 3D dengan kontrol tank dan kamera statis. Ikuti kisah mahasiswi yang terjebak di taman berhantu Tokyo.

Pengembang

SUZAKU Games

Tanggal Rilis

Juli 22. 2022

Platform

Pendahuluan

Siap bernostalgia dengan survival horror klasik berbalut legenda urban Jepang? Senses: Midnight mengajakmu berperan sebagai Uesugi Kaho, mahasiswi yang nekat membuka Midnight Door di Ikebukuro Walking Park. Dikembangkan oleh SUZAKU Games dan diterbitkan oleh Eastasiasoft, game ini adalah surat cinta untuk era horor klasik ala Fatal Frame dan Resident Evil awal!

Senses: Midnight Gallery 1
Senses: Midnight Gallery 2
Senses: Midnight Gallery 3
Senses: Midnight Gallery 4
Senses: Midnight Gallery 5
Senses: Midnight Gallery 6
Senses: Midnight Gallery 7
Senses: Midnight Gallery 8
Senses: Midnight Gallery 9
Senses: Midnight Gallery 10
Penawaran GAMES.GG

Diskon terbesar, game gratis, dan penawaran terbatas di semua toko game ternama.

Jangan pernah bayar harga penuh lagi.

Lihat Penawaran

Overview

Senses: Midnight adalah game survival horror 3D besutan SUZAKU Games yang berkomitmen penuh pada filosofi desain game horor klasik akhir 90-an dan awal 2000-an. Sudut kamera tetap (fixed camera angles) membingkai setiap koridor dan area terbuka di Ikebukuro Walking Park yang terbengkalai, sementara tank controls mengatur pergerakan protagonis Uesugi Kaho menembus kegelapan. Game ini secara terang-terangan menunjukkan pengaruh dari Fatal Frame dan Resident Evil, dan itulah inti dari daya tariknya.

Kaho adalah seorang mahasiswi sekaligus anggota klub riset okultisme di kampusnya. Saat kembali ke Jepang untuk mengunjungi keluarga, ia menerima tantangan dari rekan klubnya untuk menyelidiki legenda urban: Midnight Door di Ikebukuro Walking Park. Memasuki taman yang sudah lama ditinggalkan tepat sebelum tengah malam dan membuka pintu itu ternyata menjadi kesalahan fatal. Apa yang terjadi selanjutnya adalah penelusuran atmosferik yang menegangkan di lokasi yang penuh dengan kengerian dan ancaman supranatural.

Ini juga merupakan entri pertama dalam sekuel bergaya antologi dari Sense: A Cyberpunk Ghost Story, yang memperluas semesta horor SUZAKU sekaligus berdiri sendiri sebagai pengalaman yang utuh.

Senses: Midnight content image

Senses: Midnight content image

Gameplay dan mekanik

Senses: Midnight menjaga prinsip desain survival horror-nya tetap solid. Mekanik utamanya meliputi:

Senses: Midnight content image

Senses: Midnight content image

  • Slot inventaris terbatas yang menuntut manajemen resource yang cermat
  • Satu lokasi save game yang menambah risiko nyata di setiap run
  • Tempat persembunyian untuk menghindari pengejar sementara waktu
  • Teka-teki yang bisa memancing roh pendendam jika diselesaikan dengan ceroboh
  • Environmental storytelling yang menyampaikan lore melalui eksplorasi

Sistem inventaris yang terbatas memaksa pemain untuk membuat keputusan sulit. Mengambil item baru berarti harus berpikir keras tentang apa yang akan ditinggalkan, dan melakukan backtracking melewati jalur berhantu untuk mengambil barang yang sempat dibuang bukanlah pengalaman yang menyenangkan. Setiap slot sangat berharga.

Senses: Midnight content image

Senses: Midnight content image

Apa ancaman utama dalam Senses: Midnight?

Antagonis utamanya adalah Onryo yang tak kenal lelah, roh pendendam yang diangkat dari cerita rakyat Jepang, yang terus mengintai Kaho di seluruh taman. Onryo ini tidak akan menyerah dan tidak mengikuti rute patroli yang bisa ditebak, yang menjaga ketegangan tetap tinggi di sepanjang permainan. Tempat persembunyian menawarkan perlindungan sementara, tetapi tidak menjamin keselamatan mutlak. Adanya satu titik save game berarti pertemuan yang buruk bisa membuatmu kehilangan progres yang signifikan, sebuah pilihan desain yang meningkatkan taruhan di setiap momen yang dihabiskan di taman tersebut.

Atmosfernya lebih mengandalkan kengerian lingkungan daripada sekadar jump scare. Ikebukuro Walking Park terasa benar-benar terbengkalai dan mencekam, dengan sudut kamera tetap yang sangat berperan dalam membangun rasa tidak nyaman. Kamera yang berpindah ke sudut baru tepat saat sesuatu bergerak di pinggiran frame sebelumnya adalah trik yang sering digunakan di era klasik, dan Senses: Midnight menerapkannya dengan sangat efektif.

Senses: Midnight content image

Senses: Midnight content image

Dunia dan latar

Ikebukuro Walking Park terletak di distrik Ikebukuro, Tokyo yang nyata, memberikan konteks urban yang familiar pada peristiwa supranatural yang terjadi. Sejarah taman dan asal-usul Midnight Door diceritakan melalui lingkungan itu sendiri, bukan melalui cutscene atau penjelasan panjang lebar. Catatan, objek, dan tata letak area tersebut membangun gambaran tentang apa yang terjadi di sana dan mengapa Onryo itu tetap ada.

Kerangka legenda urban Jepang memberikan Senses: Midnight identitas yang unik dalam genre survival horror. Mitologi Onryo membawa bobot budaya yang spesifik, dan SUZAKU Games menggunakan materi tersebut dengan serius, bukan sekadar sebagai hiasan. Hasilnya adalah game horor yang terasa berakar pada tradisi tertentu, bukan sekadar horor generik.

Persyaratan Sistem

Loading table...