• Beranda
  • Game
  • Panduan
  • Berita
  • Ulasan
  • Misi
  • Kotak Misteri
  • Beli Game
  • Daftar
  • GAMES+
  • Penawaran & Diskon
  • Kalender Game (Buka dengan GAMES+)
Wolfenstein: The Old Blood Banner
  1. Game
  2. Wolfenstein: The Old Blood
  3. Ringkasan

Wolfenstein: The Old Blood

Tentang Wolfenstein: The Old Blood

Studio

MachineGames

Situs Web

www.wolfenstein.com

Tanggal Rilis

Mei 4. 2015

Wolfenstein: The Old Blood Logo
Wolfenstein: The Old Blood
AksiPenembakPetualangan

Prequel FPS seru tahun 1946! Bantu B.J. Blazkowicz menyusup ke Castle Wolfenstein dan hancurkan pasukan okultisme Nazi dalam 8 babak yang menegangkan.

Pengembang

MachineGames

Tanggal Rilis

Mei 4. 2015

Platform

Pendahuluan

Wolfenstein: The Old Blood adalah aksi terbaik dari MachineGames! B.J. Blazkowicz kembali dalam misi mustahil yang penuh baku tembak, aksi brutal, dan horor mencekam. Prequel standalone ini membawa kita ke Bavaria untuk petualangan FPS yang padat, intens, dan wajib dimainkan oleh para penggemar seri ini.

Wolfenstein: The Old Blood Gallery 1
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 2
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 3
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 4
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 5
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 6
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 7
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 8
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 9
Wolfenstein: The Old Blood Gallery 10
Penawaran GAMES.GG

Diskon terbesar, game gratis, dan penawaran terbatas di semua toko game ternama.

Jangan pernah bayar harga penuh lagi.

Lihat Penawaran

Overview

Dirilis pada Mei 2015 sebagai prekuel mandiri untuk Wolfenstein: The New Order, Wolfenstein: The Old Blood mengirim B.J. Blazkowicz ke balik garis pertahanan musuh dalam sejarah alternatif tahun 1946, di mana Nazi berada di ambang kemenangan Perang Dunia II. Dikembangkan oleh MachineGames dan diterbitkan oleh Bethesda Softworks, game ini menyajikan ceritanya dalam delapan bab yang terbagi menjadi dua bagian berbeda, masing-masing dengan nuansa, latar, dan antagonisnya sendiri.

Bagian pertama, Rudi Jäger and the Den of Wolves, adalah kisah infiltrasi yang menegangkan, berfokus pada penyusupan ke Castle Wolfenstein untuk mencuri koordinat markas General Deathshead. Bagian kedua, The Dark Secrets of Helga Von Schabbs, mengalihkan aksi ke kota Wulfburg, di mana obsesi seorang arkeolog Nazi terhadap artefak kuno menyeret seluruh petualangan ini ke wilayah horor supranatural yang mencekam. Perubahan nuansa antara kedua bagian ini terasa sangat disengaja dan efektif.

Wolfenstein: The Old Blood content image

Wolfenstein: The Old Blood content image

Gameplay dan mekanik

The Old Blood memperkenalkan beberapa mekanik yang membuatnya berbeda dari pendahulunya. Penambahan yang paling menonjol adalah pipa logam dual-wield, yang berfungsi ganda sebagai senjata jarak dekat (melee) yang brutal sekaligus alat untuk memanjat dinding. Memanjat permukaan untuk mencapai titik pandang baru atau mengapit posisi musuh menambahkan dimensi vertikal yang membuat setiap pertempuran terasa lebih dinamis.

Wolfenstein: The Old Blood content image

Wolfenstein: The Old Blood content image

Alat tempur utama meliputi:

  • Bolt-action rifle untuk pertempuran jarak jauh
  • Peluncur granat Kampfpistole untuk crowd control
  • Shotgun 1946 untuk pembersihan jarak dekat
  • Pipa dual-wield untuk takedown jarak dekat
  • Sistem perk baru untuk upgrade stealth dan aksi

Stealth tetap menjadi pilihan yang sangat layak sepanjang permainan, dengan takedown senyap dan patroli musuh yang menghargai kesabaran pemain. Saat stealth gagal, game ini akan beralih ke baku tembak yang kacau melawan Super Soldiers, pasukan elite, dan unit drone. Sistem perk memungkinkan pemain untuk berspesialisasi pada gaya bermain tertentu tanpa harus terkunci secara permanen.

Dunia dan latar

MachineGames selalu kuat dalam membangun atmosfer, dan The Old Blood menghadirkan beberapa lokasi paling ikonik dalam seri ini. Castle Wolfenstein sendiri merupakan bentuk penghormatan kembali ke akar waralaba ini, dan game ini menyajikannya dengan bobot yang pas. Kota-kota pedesaan Jerman, lembah dengan kereta gantung, dan katakombe yang menyeramkan masing-masing memiliki identitas visual yang unik.

Wolfenstein: The Old Blood content image

Wolfenstein: The Old Blood content image

Perubahan ke arah horor okultisme di paruh kedua adalah saat latar game ini menjadi benar-benar mencekam. Wulfburg berubah dari kota yang diduduki saat perang menjadi sesuatu yang jauh lebih gelap seiring dengan ekskavasi Helga Von Schabbs yang berakhir dengan bencana besar. Daftar musuh pun berubah untuk menyesuaikan, memperkenalkan makhluk-makhluk yang terasa sangat asing namun pas dengan dunianya.

Game seperti apa The Old Blood itu?

The Old Blood adalah first-person shooter mandiri yang bisa diselesaikan dalam waktu sekitar enam hingga delapan jam tergantung gaya bermain. Kamu tidak perlu mengetahui cerita The New Order untuk memainkannya, meskipun pemain lama akan menemukan hubungan cerita yang menarik di antara keduanya. Ceritanya terasa seperti film aksi klasik yang seru dan cepat, dengan pengembangan karakter yang cukup untuk membuat para penjahatnya berkesan tanpa terasa berlebihan.

Strukturnya yang ringkas mendukung kampanye prekuel yang fokus dan padat. Sistem perk dan misi tantangan memberikan insentif untuk memainkan ulang beberapa bagian, namun daya tarik utamanya tetap pada kampanyenya. Bagi penggemar game FPS berbasis narasi dengan world-building yang kuat dan pacing yang mantap, The Old Blood memberikan apa yang dijanjikannya melalui kedua cerita yang saling terhubung ini.

Wolfenstein: The Old Blood content image

Wolfenstein: The Old Blood content image

Persyaratan Sistem

Loading table...