Dua champion League of Legends lagi bersiap untuk unjuk gigi di 2XKO. Riot Games mengonfirmasi di EVO 2026 bahwa Lux dan Samira akan bergabung ke dalam daftar roster game tag fighter free-to-play ini tahun ini, memberikan pemain dua gaya bertarung yang sangat berbeda untuk dinantikan.
Pengumuman ini dibarengi dengan teaser trailer, meskipun Riot masih menyimpan gameplay lengkapnya untuk diungkap di lain waktu pada tahun 2026. Jadi saat ini, pemain baru bisa melihat siluet dan nuansa karakternya, belum bisa menganalisis frame data atau combo route. Meski begitu, kedua karakter ini membawa identitas yang sangat ikonik dari League of Legends yang mengisyaratkan playstyle yang sangat kontras.

Dapatkan langganan GTA+ 1 bulan dengan melakukan pre-order.
Pre-Order GTA 6 Sekarang
Apa yang dibawa Lux dan Samira ke dalam roster
Lux adalah salah satu mage paling ikonik di League, yang mengandalkan sihir cahaya jarak jauh, snare untuk mengikat lawan, dan ultimate laser khasnya yang sudah menghabisi nyawa musuh lebih banyak dari yang bisa dihitung pemain. Menerjemahkan kit tersebut ke dalam konteks game fighting adalah teka-teki yang sangat menarik. Jika Riot fokus pada kemampuan zoning-nya, ia bisa menjadi pilihan utama bagi pemain yang ingin mengontrol ruang dan membuat lawan frustrasi dari jarak jauh.
Samira adalah cerita yang sama sekali berbeda. Ia adalah marksman beroktan tinggi dengan sentuhan melee, yang dirancang untuk merangkai combo penuh gaya guna meningkatkan style rank dan melepaskan ultimate jarak dekat. Ia sangat cocok menjadi karakter rushdown dalam format tag 2XKO, dan identitasnya di League saat ini sangat pas dengan playstyle agresif dan flashy yang akan terasa cocok di game yang sudah menghadirkan Jinx dan Yasuo.
Intinya: sistem tag 2XKO memberikan reward bagi karakter yang bisa menutupi kelemahan satu sama lain. Tim Lux/Samira, di atas kertas, akan memasangkan seorang zoner dengan brawler jarak dekat, yang merupakan jenis kombinasi pelengkap yang cenderung sangat kuat (oppressive) dalam game tag fighter setelah pemain memahami sinerginya.
Roster yang terus berkembang
2XKO diluncurkan dengan cast utama yang diambil dari pool champion League of Legends yang luas, dan Riot terus mengembangkannya secara konsisten. Penambahan Lux dan Samira menghadirkan dua karakter yang paling banyak diminta oleh pemain, dan waktu pengumuman di EVO 2026 menandakan bahwa Riot memperlakukan scene game fighting ini sebagai investasi jangka panjang yang serius, bukan sekadar rilis sekali jalan.
Bagi pemain yang sudah mendalami meta awal game ini, 2XKO tier list saat ini akan berubah setelah salah satu karakter dirilis. Lux secara khusus dapat mengubah cara tim disusun jika alat zoning-nya sekuat yang ditunjukkan di League.
Kedatangan Samira juga patut dinantikan oleh pemain yang main sebagai fighter agresif dan berat combo. Mekanik style rank miliknya dari League belum memiliki padanan langsung di 2XKO, jadi bagaimana Riot mengadaptasi sistem tersebut, atau apakah mereka akan menghapusnya demi sesuatu yang baru, akan menentukan bagaimana ia sebenarnya dimainkan.
Apa yang harus diperhatikan sebelum pengungkapan penuh
Riot belum berkomitmen pada tanggal peluncuran spesifik untuk kedua karakter selain "2026", yang memberikan banyak waktu. Trailer gameplay lengkap akan menjadi momen nyata untuk mulai melakukan theorycrafting, karena teaser yang ada hampir tidak memberikan informasi tentang move set, opsi assist, atau bagaimana setiap champion masuk ke dalam format tag secara mekanis.
Pemain yang ingin selangkah lebih maju dari perubahan meta harus mempelajari cara kerja roster saat ini. Panduan champion Illaoi adalah contoh solid dari kedalaman yang dibangun Riot ke dalam setiap karakter, dan memahami filosofi desain tersebut akan membantu memprediksi di mana posisi Lux dan Samira dalam tier list setelah kit lengkap mereka dirilis.
2XKO sekarang tersedia di PS5, Xbox Series, dan PC. Untuk breakdown karakter terbaru dan update meta seiring mendekatnya perilisan Lux dan Samira, hub panduan 2XKO akan menyediakannya untuk Anda.

