Microsoft dilaporkan sedang mempersiapkan salah satu langkah restrukturisasi terbesar dalam sejarah Xbox, dan Arkane Studios berada tepat di titik bidik. Studio di balik Dishonored ini termasuk di antara lima properti Xbox Game Studios yang saat ini sedang dievaluasi untuk potensi penutupan sebagai bagian dari rencana "reset" menyeluruh untuk divisi tersebut oleh CEO baru, Ash Sharma.
Pemutusan hubungan kerja (PHK) dilaporkan akan dimulai pada 6 Juli, bertepatan dengan penutupan kuartal fiskal Microsoft. Meskipun setidaknya lima studio berada dalam pengawasan langsung, pemotongan biaya diperkirakan akan berdampak jauh lebih luas di seluruh divisi Xbox.
Lima studio, satu minggu yang sangat buruk
Arkane bergabung dengan Compulsion Games, Ninja Theory, Double Fine, dan Undead Labs sebagai studio yang dilaporkan sedang dalam diskusi aktif dengan Microsoft mengenai masa depan mereka. Hasilnya tidak harus sama untuk setiap studio. Beberapa bisa digabungkan dengan tim lain, sementara yang lain berpotensi dijual atau dipisahkan menjadi studio independen. Penutupan adalah salah satu dari beberapa opsi yang tersedia, bukan satu-satunya.
Namun masalahnya adalah: skala dari apa yang digambarkan ini tidak seperti apa pun yang pernah dialami Xbox sebelumnya. Estimasi menunjukkan setidaknya 1.000 pekerjaan bisa hilang di seluruh divisi. Itu bukan sekadar efisiensi biasa. Itu adalah perombakan struktural.
Langkah Microsoft menarik pendanaan dari Project Fantasy RPG milik IO Interactive, yang membuat studio Hitman dan 007 tersebut kelimpungan, adalah gelombang yang sama yang menghantam pantai berbeda. Reset ini berskala luas.
Apa artinya ini bagi Marvel's Blade
Arkane Lyon, cabang berbasis di Lyon dari Arkane yang bertanggung jawab atas Deathloop, telah mengembangkan Marvel's Blade sejak pengumumannya di The Game Awards pada 2023. Game tersebut awalnya menargetkan jendela rilis akhir 2026 sebelum diundur secara internal ke akhir 2027. Game ini juga dilaporkan mengalami pembengkakan anggaran.
Kombinasi antara jadwal yang tertunda dan pembengkakan biaya menempatkan Blade dalam posisi sulit, terlepas dari apa yang terjadi pada studio itu sendiri. Game tersebut sudah memicu rumor pembatalan pada awal Juni setelah gagal muncul di Xbox Games Showcase. Rumor tersebut sempat diredam pada saat itu, namun laporan terbaru ini memberikan bobot yang jauh lebih besar.
Arkane Austin, cabang Texas yang mengembangkan Prey dan Redfall yang bernasib buruk, sudah ditutup oleh Microsoft pada tahun 2024. Kehilangan Arkane Lyon secara efektif akan mengakhiri nama Arkane sepenuhnya.
Warisan yang dipertaruhkan
Arkane membangun reputasinya melalui desain immersive sim, pendekatan berbasis pemain dan berlapis sistem yang menghasilkan Dishonored, sekuelnya, dan Deathloop. Ini bukanlah game yang dibuat dari pabrik. Game-game ini berasal dari budaya kreatif spesifik yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk dibangun.
Kuncinya di sini adalah memahami apa yang hilang jika Arkane ditutup. Ini bukan sekadar satu studio di lembar kerja. Ini adalah salah satu dari sedikit pengembang yang tersisa yang benar-benar berkomitmen pada genre immersive sim. Itu adalah hal yang lebih sulit untuk dibangun kembali daripada sekadar pipeline pengembangan.
Bagi pemain yang tumbuh dengan Dunwall di Dishonored atau menghabiskan waktu berjam-jam memainkan ulang loop Blackreef di Deathloop, prospek hilangnya Arkane sepenuhnya terasa jauh lebih berat daripada penutupan studio pada umumnya.
Apa yang sering dilewatkan oleh pemain dalam liputan seperti ini adalah betapa jarangnya studio dengan DNA desain spesifik seperti ini dapat digantikan setelah mereka tiada. Looking Glass. Irrational. Sekarang berpotensi Arkane. Daftar studio immersive sim sudah sangat singkat.
Jika Anda ingin meninjau kembali apa yang membuat Arkane layak diselamatkan, koleksi panduan Dishonored mencakup kedalaman penuh dari apa yang dibangun studio tersebut dengan seri itu. Untuk pandangan yang lebih luas mengenai game yang layak dimainkan sementara situasi Xbox terus berlangsung, hub panduan gaming kami siap membantu Anda di berbagai platform.








