Angka $400 juta tersebut sulit untuk diabaikan. Gears of War: E-Day, game shooter prekuel yang akan dirilis pada 6 Oktober dan tersedia di Gears of War: Reloaded, dilaporkan menjadi salah satu game termahal yang pernah dibuat, dan perbincangan mengenai biaya pengembangannya pun semakin ramai.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Anggaran yang menghentikan percakapan
Angka tersebut muncul di podcast Insider Gaming, di mana jurnalis Tom Henderson menyampaikannya dengan lugas: "Anggaran Gears of War sangat gila. Saya mendengar angkanya mencapai $400 juta ke atas. Anggaran sebesar itu benar-benar gila untuk Gears."
Sebagai konteks, hal ini menempatkan E-Day di jajaran yang langka. Sebagian besar game AAA memiliki biaya pengembangan antara $100 juta hingga $200 juta. Label harga $400 juta akan mendorongnya ke batas atas dari biaya produksi game mana pun yang pernah ada.
Masalahnya adalah: angka tersebut saja sudah cukup menjadi berita utama. Cerita sebenarnya adalah apa yang akan terjadi selanjutnya.
Pertanyaan eksklusivitas yang harus dijawab Microsoft
E-Day tetap akan hadir di Xbox dan PC. Rilis untuk PS5 dilaporkan sempat dipertimbangkan namun dibatalkan di akhir masa pengembangan, yang secara internal dibingkai sebagai keputusan untuk mendukung audiens inti Xbox, bukan keputusan finansial.
Henderson tidak percaya dengan pembingkaian tersebut. Pendapatnya di podcast sangat langsung: "Jujur saja, game ini mungkin tidak akan menghasilkan untung meskipun dirilis di PlayStation." Ia juga mempertanyakan apakah franchise ini masih mampu mendorong penjualan hardware, dengan bertanya, "Siapa yang membeli Xbox dan Game Pass hanya untuk Gears?"
Itu adalah tantangan yang wajar. Gears adalah system-seller pada tahun 2006. Apakah ia masih memiliki pengaruh yang sama di tahun 2026 adalah pertanyaan terbuka yang nyata, dan kondisi finansial Microsoft membuat hal ini semakin mendesak.
Gambaran finansial Xbox yang lebih luas
Diskusi mengenai anggaran E-Day tidak terjadi begitu saja. Hal ini menyusul beredarnya memo internal Xbox yang menggambarkan situasi sulit bagi platform tersebut. Dokumen tersebut dilaporkan menunjukkan bahwa Microsoft menghabiskan lebih dari $20 miliar selama lima tahun untuk konten, platform, dan subsidi hardware, sementara pendapatan tahunan turun hampir $500 juta dalam periode yang sama.
Memo tersebut juga menandai kenaikan biaya hardware sebagai masalah yang semakin parah. Harga komponen penyimpanan konsol dilaporkan lebih dari dua kali lipat dibandingkan musim gugur lalu, dengan proyeksi yang menunjukkan bahwa harga tersebut bisa mencapai lima kali lipat pada musim liburan 2027.
Konteks tersebut membuat anggaran E-Day terasa bukan sebagai pamer kekuatan yang terisolasi, melainkan gejala dari ketegangan strategis yang lebih besar di Xbox.
Apa yang ditawarkan oleh game ini
Terlepas dari kebisingan finansial, E-Day telah menunjukkan potensi yang kuat berdasarkan kualitasnya sendiri. Xbox Games Showcase awal bulan ini memberikan tampilan paling jelas mengenai mekanik traversal baru dalam prekuel ini, yang menambahkan lapisan mobilitas yang belum pernah dimiliki franchise ini sebelumnya. Tanggal rilis 6 Oktober sudah ditetapkan.
Bagi penggemar game shooter, latar prekuel ini benar-benar menarik. E-Day mencakup kemunculan Locust, hari terburuk dalam sejarah Sera, dan The Coalition memiliki banyak ruang naratif untuk dikembangkan.
Pertanyaannya bukan apakah game ini terlihat bagus. Memang bagus. Pertanyaannya adalah apakah "terlihat bagus" cukup untuk membenarkan anggaran yang akan membuat sebagian besar studio Hollywood merasa gugup.
Apa artinya bagi peluncuran bulan Oktober
Microsoft belum memberikan komentar mengenai angka $400 juta tersebut, dan kemungkinan besar tidak akan melakukannya. Namun, percakapan ini sudah membentuk cara orang memandang performa komersial E-Day. Game dengan pengeluaran sebesar itu membutuhkan audiens yang sangat besar untuk mencapai titik impas (break even), dan tidak merilisnya di PS5 secara signifikan membatasi potensi tersebut.
Game Pass sedikit meringankan perhitungan tersebut, karena retensi pelanggan dihitung sebagai pendapatan meskipun pemain tidak membeli game tersebut secara langsung. Namun, apakah model tersebut mampu menyerap biaya pengembangan $400 juta pada franchise yang tidak lagi mendominasi percakapan budaya seperti dulu adalah ujian yang sebenarnya.
6 Oktober adalah tanggal yang patut dinantikan. Pahami semua yang ditawarkan oleh game ini dengan koleksi panduan Gears of War: Reloaded seiring mendekatnya jendela peluncuran.








