Remedy Entertainment telah secara resmi mengumumkan Control: Resonant di The Game Awards 2025, mengakhiri spekulasi selama beberapa minggu setelah ditemukannya trademark baru-baru ini. Setelah melihat reveal dan meninjau detail yang tersedia, jelas bahwa entri baru ini menandai perubahan besar bagi seri Control namun tetap berakar pada identitas supernaturalnya yang khas. Game ini dijadwalkan rilis pada tahun 2026 di PC, PlayStation 5, serta Xbox Series X dan S.
Babak Baru untuk Seri Control
Reveal trailer yang ditampilkan di The Game Awards menampilkan perpaduan antara cinematic storytelling dan gameplay footage. Kali ini, ancaman supernatural telah lolos dari batasan Oldest House dan menyebar ke New York City. Jalanan Manhattan tampak terdistorsi dan berubah bentuk oleh kekuatan paranatural, menandakan lingkungan yang lebih luas dan terbuka dibandingkan game orisinalnya.
Berbeda dengan Control pertama yang mengikuti perjalanan Jesse Faden sebagai Director dari Federal Bureau of Control, Control: Resonant berlatar tujuh tahun setelahnya. Pemain akan mengendalikan Dylan Faden, adik laki-laki Jesse, yang dibawa oleh FBC saat masih kecil dan mengalami koma setelah terpapar The Hiss. Kembalinya dia menempatkannya di pusat krisis skala kota.
Perubahan Combat dan Arah Gameplay
Salah satu perubahan paling mencolok dalam Control: Resonant adalah sistem combat-nya. Service Weapon ikonik milik Jesse tidak lagi menjadi bagian dari pengalaman bermain. Sebagai gantinya, Dylan menggunakan senjata jarak dekat (melee weapon) yang bisa berubah bentuk bernama Aberrant. Combat terasa lebih agresif dan jarak dekat, menekankan pada pergerakan cepat, swordplay, dan tekanan konstan terhadap musuh.
Sistem combat ini mempertahankan filosofi desain inti Control sambil beralih ke arah pertarungan berbasis momentum dan player agency. Dylan mengombinasikan serangan melee dengan kemampuan supernatural sambil terus bergerak, dan pemain dapat membangun karakter mereka melalui berbagai sistem progres. Kustomisasi, pengambilan keputusan taktis, dan persiapan diharapkan memainkan peran besar, dengan musuh yang mampu mengimbangi kecepatan dan kemampuan traversal pemain.
Aksesibilitas Cerita dan Koneksi
Pemain tidak perlu memainkan Control orisinal untuk memahami Control: Resonant. Meskipun kedua game berbagi semesta dan tema yang familier, keduanya dirancang untuk berdiri berdampingan alih-alih mengikuti struktur sekuel tradisional. Jesse Faden sempat muncul sekilas di trailer, mengisyaratkan keterlibatannya, namun ceritanya jelas berpusat pada Dylan dan perspektifnya.
Side quest, faksi tambahan, dan beragam jenis musuh juga telah dikonfirmasi, memperkuat komitmen Remedy terhadap storytelling yang mendalam dan world-building.
Frequently Asked Questions (FAQs)
Apa itu Control: Resonant?
Control: Resonant adalah game action-adventure mainline baru dari Remedy Entertainment yang berlatar di semesta Control, menampilkan protagonis baru dan setting yang diperluas.
Kapan Control: Resonant dirilis?
Game ini saat ini dijadwalkan untuk rilis pada tahun 2026.
Siapa karakter utama di Control: Resonant?
Pemain akan mengendalikan Dylan Faden, adik laki-laki dari Jesse Faden dari game Control orisinal.
Apakah saya perlu memainkan Control sebelum memainkan Control: Resonant?
Tidak, Control: Resonant dirancang agar mudah diakses oleh pemain baru, namun tetap terhubung dengan semesta yang lebih luas.
Di platform apa saja Control: Resonant akan tersedia?
Control: Resonant akan diluncurkan di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X dan S.
Bagaimana combat-nya berbeda dari Control orisinal?
Game ini beralih ke combat jarak dekat, dengan Dylan menggunakan senjata melee yang bisa berubah bentuk dan kemampuan supernatural, alih-alih menggunakan Service Weapon.








