Startup mobile gaming asal Inggris, Ginger Joy, yang berfokus pada web3, telah mengungkapkan informasi lebih lanjut mengenai penjualan NFT Fundora Eternal yang akan datang. Koleksi 1.000 NFT ini menandai langkah signifikan dalam misi studio untuk membangun sebuah "ekosistem gaming yang interoperabel yang mencakup berbagai judul mobile".
NFT ini, bagian dari koleksi Fundora Eternal PFP, akan digunakan sebagai gambar profil dan avatar di seluruh game Ginger Joy, termasuk judul debut mereka, game balap multiplayer kasual Fundora. Dalam artikel ini, kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang koleksi NFT dan portofolio game crypto mobile web3 mereka.

Hadiah Eksklusif Dalam Game
Selain berfungsi sebagai pengenal visual, NFT ini juga akan memberikan pemain akses ke berbagai keuntungan dan hadiah berharga dalam game. Manfaat ini mencakup langganan eksklusif, mode permainan khusus, fitur pembuatan dan kustomisasi game yang ditingkatkan, serta undangan ke acara eksklusif dalam komunitas gaming.
CEO Ginger Joy Games, Ibrahim Over, menekankan pentingnya kepemilikan dan interoperabilitas NFT, menyatakan, "Kepemilikan NFT akan membuka aspek-aspek baru dan eksklusif dari ekosistem game bagi para pemain ini—ini termasuk avatar yang dapat dimainkan, akses ke acara dan mode permainan, serta langganan Fundora Race Pass."


Dapatkan potongan hingga 80% untuk game hanya di GAMES.GG
Diskon Eksklusif Game
Detail Penjualan NFT
Fase awal penjualan NFT akan dikhususkan bagi anggota komunitas yang sudah ada yang sebelumnya telah memperoleh NFT dari Ginger Joy. Setelah fase ini, lelang penjualan publik akan dilakukan melalui platform INO Seedify, yang memberikan akses lebih luas bagi para penggemar yang tertarik untuk memperoleh aset digital unik ini.
Peran Matchingham Games
Ginger Joy, spin-off web3 dari Matchingham Games, pengembang mobile asal Inggris, baru-baru ini mengamankan pendanaan sebesar £1 juta ($1,26 juta). Perusahaan ini bertujuan untuk memanfaatkan dana tersebut untuk mengembangkan ekosistem game mobile berbasis blockchain yang interoperabel.
Russell Brown, Chief Business Development Officer (CBDO) di Matchingham Games, menyoroti kolaborasi strategis dalam membangun Ginger Joy. Spin-off ini bertujuan untuk mengatasi kebutuhan yang terus meningkat akan keahlian teknis dan kehebatan kreatif dalam mengintegrasikan teknologi blockchain yang canggih ke dalam mobile gaming.

Lebih Lanjut Tentang Ginger Joy?
Ginger Joy berencana untuk mengambil pendekatan unik dengan mengembangkan game web3 yang saling terhubung secara native di platform mobile, alih-alih mengadaptasi game berbasis browser. Studio ini membayangkan penciptaan ekosistem mobile gaming web3 pasar massal, yang memungkinkan pengguna untuk mentransfer, menggunakan, dan membuka item di berbagai judul dalam ekosistem Ginger Joy.
Mengomentari visi perusahaan, Over berkata, "Sebagai salah satu pemain perintis dalam mobile-native web3 gaming, mengintegrasikan NFT ke dalam ekosistem kami adalah perkembangan alami bagi kami. Pendapatan yang dihasilkan dari penjualan ini akan langsung digunakan untuk mengembangkan lebih banyak game dan membangun dunia yang sudah ada."

Interoperabilitas
Fokus Ginger Joy pada interoperabilitas bukan hanya pencapaian teknis tetapi langkah strategis yang selaras dengan visi Matchingham Games untuk masa depan gaming. Studio ini bertujuan untuk mengintegrasikan aspek ekonomi dan pengalaman secara mulus di berbagai platform gaming.
Konten Berbasis AI
Selain memberi insentif pada Konten Buatan Pengguna (UGC), Ginger Joy menggunakan AI untuk mendukung pengembangan konten yang cepat. Dengan memanfaatkan data perilaku AI dan pemain, studio ini menghasilkan trek balap dan mode permainan. Hal ini tidak hanya mengurangi biaya pengembangan tetapi juga menyesuaikan konten dengan preferensi pengguna.
Integrasi Web3
Meskipun menekankan arsitektur web3, Ginger Joy berencana untuk membuat integrasi blockchain bersifat opsional daripada wajib. Studio ini ingin judul-judulnya menjadi game yang menyenangkan dengan sendirinya, memastikan transisi yang mulus ke teknologi blockchain bagi para gamer.
Ibrahim Over, CEO di Ginger Joy Games, menekankan tujuan mereka untuk mendefinisikan ulang peran blockchain dalam gaming, yang bertujuan untuk manfaat nyata daripada sekadar mengikuti tren.

“Di Ginger Joy, kami tidak hanya mengintegrasikan teknologi blockchain; kami mendefinisikan ulang perannya dalam gaming. Tujuan kami adalah membuat peralihan ke blockchain begitu mulus bagi para gamer sehingga terasa alami,” kata Ibrahim. “Kami tahu ada banyak hype seputar hal itu tetapi kami tidak fokus pada itu—kami menginginkan manfaat yang nyata dan nyata bagi pelanggan kami. Kami ingin meningkatkan pengalaman bermain game, dengan teknologi yang meningkatkan daripada mendominasi.”
Pikiran Akhir
Tim manajemen Ginger Joy mencakup talenta dari perusahaan gaming dan hiburan terkemuka seperti Sybo, Dream Games, Epic/Tonic, Pixar, dan Netflix. Perusahaan berencana untuk memanfaatkan pengalaman lintas sektor ini untuk menciptakan konten menarik yang terintegrasi secara mulus dengan teknologi.
Jeremy Stein, manajer pengembangan produksi di Ginger Joy, menekankan filosofi mendasar yang dibagikan oleh tim, "untuk menciptakan kegembiraan yang tulus dalam mobile gaming". Studio ini baru-baru ini meluncurkan judul pertamanya, game balap pesta Fundora, di Android pada Oktober 2023, menandai awal dari langkah Ginger Joy ke dunia mobile gaming web3 yang terus berkembang.
Dengan terungkapnya detail-detail ini, Ginger Joy menyiapkan panggung untuk perubahan transformatif dalam lanskap mobile gaming, memadukan teknologi inovatif dengan pengalaman gameplay yang imersif bagi para pemain di seluruh dunia.






