"Itu bohong." Itulah respons resmi Annapurna Interactive terhadap rumor yang beredar minggu ini bahwa Mixtape bisa saja ditarik dari toko digital karena lisensi musik yang kedaluwarsa. Singkat, langsung, dan cukup sulit untuk disalahartikan.
Kekhawatiran tersebut bukannya tanpa alasan. Game yang dibangun berdasarkan musik berlisensi memiliki rekam jejak yang kurang baik di toko digital. Judul-judul seperti seri Forza Horizon telah mengalami penghapusan lagu secara diam-diam selama bertahun-tahun, dan beberapa game menghilang sepenuhnya ketika kesepakatan lisensi berakhir. Mengingat identitas Mixtape sepenuhnya dibangun di sekitar soundtrack-nya, yang menampilkan artis seperti The Smashing Pumpkins dan Devo, para pemain punya alasan nyata untuk bertanya-tanya apakah game ini memiliki masa berlaku.
Mengapa kekhawatiran delisting masuk akal
Mixtape, yang dikembangkan oleh Beethoven and Dinosaur (studio yang sama di balik The Artful Escape yang memenangkan BAFTA) dan diterbitkan oleh Annapurna Interactive, sangat mengandalkan musik berlisensinya hingga tidak menyertakan mode streamer. Studio tersebut sebelumnya menyatakan bahwa musik adalah jiwa dari game ini, bukan fitur yang bisa dimatikan atau diganti. Integrasi mendalam semacam itulah yang membuat pertanyaan tentang lisensi musik menjadi sangat krusial untuk game seperti ini.
Ketika para penggemar mulai bertanya apakah ketergantungan tersebut berarti ada batas waktu ketersediaan game, kekhawatiran pun menyebar dengan cepat.
Lisensi permanen dan cerita Billy Corgan
Berbicara kepada Kotaku, direktur Mixtape Johnny Galvatron mengonfirmasi bahwa lisensi tersebut dinegosiasikan untuk selamanya (perpetuity), yang berarti lisensi tersebut tidak akan kedaluwarsa. Annapurna mendukung pernyataan itu secara langsung di X, menyebut klaim delisting tersebut sebagai kebohongan.
Galvatron juga memberikan wawasan tentang bagaimana proses lisensi sebenarnya bekerja. Tim menggunakan Pink Floyd sebagai semacam uji batas, berusaha melihat apa yang bisa dicapai, sebelum akhirnya diberitahu bahwa persetujuan dari band tersebut tidak mungkin didapat. Mereka mundur dari sana. Namun untuk sebagian besar yang mereka inginkan, produser Woody Woodward mengatakan mereka mendapatkan "hampir semua yang mereka minta."
Persetujuan The Smashing Pumpkins kabarnya didapat melalui pitch yang sederhana. Seperti yang dijelaskan Galvatron, game ini memiliki momen di mana karakter Stacy menoleh ke layar dan pada dasarnya menyatakan betapa bagusnya The Smashing Pumpkins. Kirimkan itu kepada Billy Corgan, dan jawabannya menjadi jelas. Corgan melihatnya, setuju, dan memberikan lampu hijau.
Lisensi untuk musik Mixtape diamankan untuk selamanya oleh pengembang Beethoven and Dinosaur, yang berarti game ini tidak akan dihapus dari toko (delisted) saat lisensi kedaluwarsa, tidak seperti banyak judul lain yang sarat musik.

Momen cerita mendorong musik ke depan
Apa artinya ini bagi pemain
Begini: lisensi permanen (perpetual) benar-benar tidak biasa di industri ini. Kebanyakan studio menegosiasikan kesepakatan dengan batasan waktu karena lebih murah, lalu diam-diam menangani dampaknya bertahun-tahun kemudian. Fakta bahwa Beethoven and Dinosaur mengunci hak permanen menunjukkan bahwa mereka membangun Mixtape dengan mempertimbangkan umur panjang, bukan sekadar sebagai rilis indie jangka pendek.
Bagi siapa pun yang sudah memainkan game ini dengan durasi sekitar 3 jam, ini adalah kabar melegakan jika Anda ingin memainkannya kembali. Bagi siapa pun yang belum memainkannya, kekhawatiran tentang membeli sesuatu yang mungkin menghilang kini sudah tidak perlu dipikirkan lagi.
Jika Anda sedang menyelesaikan semua yang ditawarkan game ini, panduan trophy dan achievement Mixtape yang mencakup semua 27 trophy menguraikan setiap unlock, termasuk yang lebih sulit terkait dengan pilihan cerita dan minigame tertentu. Game ini singkat, tetapi layak untuk dilihat semuanya.







