Penggemar Star Wars yang selama bertahun-tahun berharap Star Wars: The Old Republic mendapatkan kesempatan kedua yang layak akhirnya mengetahui alasan mengapa hal itu tidak pernah terjadi, dan jawabannya sama mengecewakannya seperti yang Anda bayangkan.
James Ohlen, veteran BioWare selama 22 tahun yang meninggalkan RPG sci-fi EXODUS pada bulan Januari, baru-baru ini mengungkapkan dua cerita besar: kepergiannya dari studio yang ia dirikan, dan reboot Star Wars MMO yang dibatalkan oleh jajaran direksi EA sebelum sempat terwujud.
Pitch yang hampir menjadi KOTOR Online
Visi Ohlen disebut Star Wars: The New Republic. Konsep ini akan berfungsi sebagai soft reboot dari SWTOR, memposisikan ulang game tersebut agar lebih dekat dengan Knights of the Old Republic Online. Ia melihatnya sebagai kesempatan untuk memperbaiki apa yang ia anggap sebagai kesalahan dalam MMO aslinya, terutama penolakannya sendiri untuk membuatnya lebih mirip dengan World of Warcraft ketika tekanan itu pertama kali muncul.
Pitch tersebut mendapatkan dukungan serius. Mantan eksekutif EAPatrick Söderlund, yang kini menjabat sebagai kepala Embark Studios dan baru saja ditunjuk sebagai executive chairman NEXON, mendukung proyek tersebut. Kathleen Kennedy dan Dave Filoni di Lucasfilm menyetujuinya. Mendapatkan dukungan dari Söderlund, yang menurut Ohlen sangat tidak menyukai SWTOR versi asli, adalah sesuatu yang ia anggap sebagai pencapaian profesional yang besar.
Kemudian jajaran direksi EA turun tangan.
Kenangan $300 juta yang tak kunjung padam
Jajaran direksi belum melupakan peluncuran asli Star Wars: The Old Republic, yang menelan biaya pengembangan sekitar $300 juta. Angka tersebut membayangi proyek ini. Posisi jajaran direksi sangat lugas: mengapa harus mengalokasikan lebih banyak sumber daya untuk proyek yang terikat dengan tingkat pengeluaran sebesar itu?
Dukungan kreatif dari orang-orang yang tepat tidak dapat mengesampingkan kekhawatiran finansial jajaran direksi. Proyek tersebut berakhir di sana.
Bagi pemain SWTOR yang telah menyaksikan game ini perlahan menurun selama bertahun-tahun, pengungkapan ini sangat berarti. Sebuah penemuan kembali yang tulus dengan talenta serius dan dukungan Lucasfilm sempat tersedia. Hanya saja, proyek ini tidak selamat dari ruang rapat.
Mengapa Ohlen meninggalkan EXODUS sebelum peluncuran
Kisah SWTOR memberikan konteks, namun perkembangan yang lebih terkini adalah kepergian Ohlen dari Archetype Entertainment, studio yang didukung Wizards of the Coast yang ia dirikan untuk membangun EXODUS, sebuah action RPG sci-fi bergaya Mass Effect yang saat ini menargetkan peluncuran awal 2027.
Alasannya lugas: enam tahun menjalankan studio sambil menjabat sebagai creative director hampir menghancurkannya.
Ohlen mengatakan bahwa ia telah memperingatkan orang-orang bahwa ia tidak seharusnya memimpin sebuah studio karena akan memakan korban yang parah, dan prediksi itu terbukti akurat. Ia menggambarkan perannya sebagai terus-menerus membuat keputusan yang mustahil sambil mengelola kepribadian yang bertentangan, tuntutan organisasi, dan beban dari judul game beranggaran besar. Kesehatan dan hubungan pribadinya memburuk.
Bagi mereka yang khawatir kepergiannya menandakan masalah pada game tersebut, situasinya lebih terlihat sebagai keputusan kesehatan yang diperlukan daripada kegagalan kreatif. Ohlen mundur dari posisi kepemimpinan, bukan dari arah kreatif proyek sepenuhnya. Jendela peluncuran awal 2027 tetap tidak berubah.
Apa artinya ini bagi mereka yang masih menunggu
Dua narasi terpisah muncul di sini. Pemain EXODUS bisa mendapatkan kepastian dari situasi ini: ini adalah kelelahan (burnout), bukan perpecahan atau indikasi bahwa game tersebut sedang kesulitan. Proyek ini memiliki jendela peluncuran, dan kepergian Ohlen tampaknya menjadi kebutuhan pribadi daripada tanda bahaya.
Situasi SWTOR lebih sulit untuk diterima. Game ini telah berjalan selama lebih dari satu dekade, basis pemainnya telah menyusut secara signifikan, dan reboot yang bisa mengubah arahnya dihentikan oleh memori institusional tentang angka anggaran. Ohlen tampaknya telah menerima hasil ini, membingkai seluruh pengalaman tersebut sebagai pelajaran tentang biaya pribadi dalam mengejar proyek besar di dalam perusahaan besar.
Ia juga mengakui bahwa ia berharap pada akhirnya akan "terjebak untuk memulai studio video game lain" meskipun ada segalanya, termasuk rasa sakitnya.
Bagi siapa pun yang mengikuti rilis EXODUS saat mendekati waktunya, bagian ulasan game kami akan memberikan liputan saat game tersebut diluncurkan. Dan jika Anda ingin mengejar ketinggalan di dunia RPG yang lebih luas saat menunggu, hub panduan gaming kami memiliki banyak hal untuk membuat Anda tetap sibuk.









