Steam Machine & Frame VR: Ulasan Mendalam

Valve mengumumkan Steam Machine 2.0, kontroler baru, dan perangkat Frame VR. Rilis awal 2026 dengan kompatibilitas SteamOS yang ditingkatkan.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui

Steam Machine and Frame VR Deep Dive
Iklan

Valve telah mengumumkan jajaran perangkat keras baru minggu ini, termasuk Steam controller yang diperbarui, headset Steam Frame VR, dan Steam Machine generasi kedua. Steam Machine baru, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2013, dijadwalkan untuk dirilis pada awal 2026, meskipun detail harga belum dikonfirmasi. Pengumuman terbaru perusahaan mencerminkan upaya berkelanjutan untuk menghadirkan pengalaman PC gaming ala konsol melalui SteamOS.

Steam controller telah didesain ulang dengan opsi input dan ergonomi yang lebih baik, sementara Steam Frame adalah headset VR ringkas yang berfungsi sebagai PC mandiri dan juga mendukung streaming WiFi dari perangkat lain. Valve mengakui bahwa adopsi VR berjalan lebih lambat dari yang diantisipasi sebelumnya, sehingga memposisikan Steam Frame sebagai perangkat yang cocok untuk VR maupun gaming tradisional.

PENAWARAN EKSKLUSIF

Gunakan kode TRYHARD33 saat checkout untuk menukarkan penawaran ini sebelum kedaluwarsa.

Dapatkan Diskon 33% untuk Langganan GAMES+

Potensi Steam Machine 2.0

Steam Machine generasi kedua mungkin terbukti menjadi yang paling berdampak dari rilis perangkat keras Valve baru-baru ini. Steam Machine orisinal mengalami kesulitan karena dukungan Linux yang tidak lengkap, namun model baru ini hadir setelah bertahun-tahun pengembangan perangkat lunak. Proton, lapisan kompatibilitas open-source yang memungkinkan game Windows berjalan di Linux, kini mendukung sebagian besar katalog Steam, yang secara signifikan memperluas daya tarik perangkat ini.

Steam Deck juga telah meletakkan dasar bagi pengalaman Steam bergaya konsol. Dengan mendorong pengembang untuk menerapkan dukungan controller yang konsisten dan memastikan kompatibilitas di berbagai judul game, Steam Deck telah menciptakan lingkungan di mana konsol berbasis PC seperti Steam Machine dapat berkembang. Pendekatan ini memungkinkan Valve menawarkan perangkat yang menghadirkan pengalaman pustaka Steam yang familier ke TV tanpa memaksa pemain untuk membeli ulang game.

Pertimbangan Perangkat Keras dan Strategi Pasar

Merancang PC bergaya Steam Machine tidak serumit merekayasa perangkat genggam seperti Steam Deck, yang menuntut lebih banyak inovasi dan sumber daya. SteamOS tetap tersedia secara gratis bagi mitra perangkat keras, sehingga memudahkan produsen untuk membangun dan mendukung perangkat Steam Machine. Strategi Valve berbeda dari pemasaran konsol tradisional — perusahaan mengandalkan basis pengguna Steam yang sudah ada daripada berinvestasi dalam iklan berbayar atau distribusi ritel yang luas.

Hal ini memposisikan Steam Machine sebagai ekspansi opsional bagi gamer PC alih-alih konsol wajib. Valve telah melaporkan antara 170 hingga 200 juta pengguna aktif bulanan di Steam, dan Steam Deck telah menyumbang sekitar 5 hingga 7 juta unit ke dalam ekosistem. Perusahaan memproyeksikan bahwa Steam Machine dapat menambah 7 hingga 10 juta unit tambahan selama lima tahun ke depan.

Tantangan yang Tersisa

Meskipun ada kemajuan, beberapa keterbatasan tetap ada pada Steam Machine yang baru. Sistem anti-cheat tingkat kernel belum kompatibel dengan SteamOS, sehingga mencegah judul multiplayer tertentu, seperti Battlefield 6, untuk berjalan di platform tersebut. Valve telah menyatakan harapan bahwa peluncuran Steam Machine akan mendorong dukungan anti-cheat yang lebih luas di kalangan pengembang.

Strategi perangkat keras Valve tetap berpusat pada perluasan ekosistem secara bertahap, bukan persaingan langsung dengan konsol seperti PlayStation 5 atau Xbox Series X. Sementara konsol-konsol tersebut menargetkan daya tarik pasar massal dan volume penjualan yang tinggi, Valve tampak puas untuk terus membangun lingkungan Steam yang independen dari Windows bagi para pemain yang menginginkan pengalaman konsol berbasis PC.

Kesimpulan

Steam Machine generasi kedua dari Valve mewakili kelanjutan visi jangka panjang perusahaan untuk menciptakan pengalaman gaming ala konsol yang fleksibel di SteamOS. Dikombinasikan dengan Steam controller yang disegarkan dan perangkat Steam Frame VR, jajaran perangkat keras baru ini menggarisbawahi fokus Valve pada pertumbuhan yang stabil dan integrasi ekosistem, bukan perjudian perangkat keras yang berisiko tinggi. Bagi pengguna Steam, Steam Machine baru menawarkan cara lain untuk mengakses pustaka game mereka di TV, yang didukung oleh kemajuan bertahun-tahun dalam kompatibilitas perangkat lunak dan dukungan controller.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ) 

Kapan Steam Machine baru akan dirilis?
Steam Machine generasi kedua dijadwalkan untuk dirilis pada awal 2026. Harga belum diumumkan.

Apakah semua game Steam akan berfungsi di Steam Machine 2.0?
Sebagian besar game Steam seharusnya kompatibel berkat Proton, yang memungkinkan game Windows berjalan di SteamOS. Namun, beberapa judul multiplayer yang mengandalkan anti-cheat tingkat kernel mungkin tidak didukung pada awalnya.

Apa perbedaan Steam Machine 2.0 dengan Steam Deck?
Steam Machine adalah PC bergaya konsol yang dibuat untuk digunakan dengan TV, sementara Steam Deck adalah perangkat genggam. Steam Machine mendapatkan keuntungan dari desain perangkat keras yang lebih sederhana dan kompatibilitas SteamOS penuh di pengaturan layar yang lebih besar.

Apakah Valve berencana menjual Steam Machine di toko ritel?
Strategi Valve menekankan pada penjualan daring dan pertumbuhan ekosistem, bukan distribusi ritel yang luas. Mungkin ada ketersediaan ritel terbatas melalui mitra terpilih, tetapi penempatan ritel massal bukanlah prioritas.

Bisakah Steam Frame digunakan untuk gaming non-VR?
Ya. Steam Frame mendukung VR maupun PC gaming tradisional, baik sebagai perangkat mandiri atau melalui streaming WiFi dari PC lain.

Edukasi

diperbarui

Juni 10. 2026

diposting

Juni 10. 2026

Iklan