Gaming telah berkembang menjadi fenomena global, dengan pasar PC dan konsol diperkirakan akan menghasilkan pendapatan sebesar $95.2 miliar pada tahun 2023. Industri yang tangguh ini bukan hanya pemain utama dalam dunia hiburan, tetapi juga titik temu budaya bagi berbagai komunitas pemain di seluruh dunia. Dalam laporan ini, kami mendalami kondisi industri game PC dan konsol, mengeksplorasi pergeseran generasi dalam audiens game, serta mengungkap kekuatan komunitas, budaya, dan media sosial dalam mendorong kesuksesan game. Kami juga membahas relevansi temuan ini dengan dunia web3.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Pasar PC dan konsol
Pasar game PC dan konsol diproyeksikan menghasilkan $95.2 miliar pada tahun 2023. Terdapat lebih dari 892 juta gamer PC dan 629 juta pemain konsol di seluruh dunia. Pada tahun 2022, tujuh dari 20 game teratas berdasarkan Monthly Active Users (MAU) dirilis setelah tahun 2020. Terutama, lima di antaranya adalah game waralaba, seperti FIFA dan Call of Duty.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Namun, 18 dari 20 game dengan MAU tertinggi dirilis sebelum tahun 2022. Seri Call of Duty terus mendominasi tangga lagu, dengan enam dari 20 game teratas berasal dari waralaba ikonik ini. Hogwarts Legacy adalah satu-satunya rilisan tahun 2023 yang berhasil menembus 20 besar berdasarkan MAU pada paruh pertama tahun ini.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Menariknya, jumlah rilisan game di Steam terus meningkat, dengan 12,690 game dirilis pada tahun 2022. Meskipun demikian, jumlah game yang berhasil mendapatkan audiens sebanyak 50,000 pemain atau lebih justru semakin berkurang, baik di PC maupun konsol.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Audiens dan keterlibatan
Audiens game berkembang lintas generasi. Generation Z diperkirakan akan mengalami peningkatan jumlah gamer sebesar 10% pada tahun 2023, dan Baby Boomers juga mulai bergabung dengan komunitas game, dengan proyeksi peningkatan sebesar 3% pada tahun 2023. Namun, Generation X mengalami penurunan, dengan pengurangan jumlah gamer sebesar 4%.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Gen Z dan Millennials menghabiskan waktu yang hampir sama (hampir 20%) untuk bermain video game seperti halnya mereka menghabiskan waktu di platform hiburan dan jejaring sosial (yang juga memiliki konten terkait game).
Lebih dari sekadar bermain game, generasi muda telah dengan antusias merangkul fenomena streaming game. Sebanyak 70% dari Generation Alpha terlibat dalam menonton orang lain bermain, yang menekankan pentingnya komunitas dan permainan kooperatif.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Perlu dicatat bahwa game PC dan konsol tetap populer di kalangan semua generasi. Bagi Generation Z dan Millennials, game lebih dari sekadar hiburan; mereka terlibat dengan game dengan cara mendiskusikannya bersama teman dan keluarga, membaca berita, bahkan mendengarkan podcast. Menariknya, pembagian gender secara kasar adalah 60% pria berbanding 40% wanita di seluruh generasi. Perbandingan ini menunjukkan bahwa game masih lebih populer di kalangan pria, namun kesenjangannya semakin mengecil.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Kebiasaan belanja
Terkait pengeluaran dalam game, Baby Boomers, Generation X, Millennials, dan Generation Z semuanya berkontribusi, dengan pola pengeluaran yang bervariasi. Baby Boomers menghabiskan rata-rata $9.96 per bulan di PC dan $18.28 di konsol. Gamer Generation X mengeluarkan $13.94 di PC dan $20.16 di konsol setiap bulannya. Tiga perempat Millennials melakukan pembelian dalam game, dengan rata-rata pengeluaran bulanan sebesar $16.65 di PC dan $20.4 di konsol. Generation Z adalah yang paling aktif, dengan 72% melakukan pembayaran dalam game, menghabiskan $17.1 per bulan di PC dan $19.16 di konsol.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Cara mempromosikan game di pasar modern
Untuk sukses dalam lanskap yang kompetitif ini, pengembang dan penerbit game mengadopsi berbagai strategi, termasuk:
Menggunakan Kekayaan Intelektual (IP) dalam Pengembangan: Contohnya termasuk Hogwarts Legacy dan Star Wars Jedi: Survivor.
Mengembangkan IP yang Ada dan Meluncurkan Proyek di Media Baru: Contoh penting adalah anime Castlevania dan seri The Last of Us.
Menciptakan Kolaborasi Lintas Waralaba: Game seperti Dead by Daylight dan Mortal Kombat telah berhasil menerapkan strategi ini.
Menghidupkan Kembali IP Lama: Judul-judul seperti Mega Man Legacy Collection, Resident Evil 4 Remake, dan Final Fantasy 7 Remake memberikan napas baru bagi waralaba yang dicintai.
Berkolaborasi dengan Blogger dan Kreator Konten: Kekuatan kreator dalam pemasaran tidak dapat diremehkan, dengan merek yang diproyeksikan menghabiskan $6 miliar untuk pemasaran kreator pada tahun 2023. Contohnya termasuk Saints Row, The Sims 4, Dead Island 2, dan Star Wars Jedi: Survivor.
Berkolaborasi dengan Merek di Luar Industri Hiburan: Contoh seperti Nintendo & Oreo, Watch Dogs Legion & Stormzy, Xbox & Barbie, League of Legends & Louis Vuitton, serta Animal Crossing & ColourPop Cosmetics menunjukkan potensi kolaborasi semacam itu.

TikTok & Newzoo: Menavigasi Pasar Game PC dan Konsol di Tahun 2023
Poin-poin penting
Keterlibatan Komunitas Sangat Penting: Membangun keterlibatan komunitas yang kuat sangatlah penting, karena basis pemain yang berkelanjutan terus tumbuh. Game telah berkembang menjadi IP dengan komunitas global, memengaruhi narasi budaya, dan membentuk hiburan modern. Menemui pemain di mana pun mereka berada, baik di dalam maupun di luar game, sangat penting untuk mendorong penemuan, keterlibatan, dan konversi.
Keberagaman dalam Gaming: Gaming semakin beragam, dengan pemain dari berbagai negara, budaya, dan generasi. Penerbit perlu beradaptasi untuk menarik perhatian populasi yang terus berkembang ini.
Gaming Menjadi Mainstream: Gaming kini bersaing dengan film dan televisi untuk mendapatkan perhatian konsumen. Merek-merek fokus untuk menemui pemain di tempat mereka menghabiskan waktu paling banyak dan memanfaatkan minat pemain di luar game, menjadikan kolaborasi dan pemasaran kreator sebagai strategi yang krusial.
Pemikiran akhir
Seiring dengan industri game yang terus berkembang dan beradaptasi, temuan ini memiliki relevansi khusus untuk game web3. Integrasi teknologi blockchain dan platform terdesentralisasi siap untuk merevolusi lanskap game. Keterlibatan komunitas, kolaborasi lintas waralaba, dan pemasaran kreator akan tetap menjadi hal yang krusial di era web3, menghubungkan pemain dengan pengalaman bermain yang autentik dan imersif. Di dunia game yang terus berkembang ini, tetap mengikuti tren pasar dan merangkul strategi inovatif akan menjadi kunci untuk berkembang di masa depan gaming yang menarik.







