Dragami Games telah secara resmi mengumumkan film live-action Lollipop Chainsaw, yang diungkap pada Tokyo Game Show 2026. Film ini dideskripsikan sebagai film action comedy berating R dan akan berfungsi sebagai prekuel dari game asli Grasshopper Manufacture, yang sekali lagi berpusat pada Juliet Starling saat ia berjuang melewati wabah zombie di sekolahnya.
Dari cult classic menjadi franchise live-action
Pengumuman ini adalah langkah terbaru dalam upaya berkelanjutan Dragami untuk mengubah Lollipop Chainsaw menjadi franchise multi-format. Studio ini sudah memiliki serial anime dan sekuel video game, Lollipop Chainsaw 2 Back2Back, yang sedang dalam tahap pengembangan. Menambahkan film layar lebar ke dalam daftar tersebut menandakan bahwa Dragami memperlakukan ini sebagai kebangkitan franchise secara penuh, bukan sekadar proyek nostalgia sesaat.
Game aslinya diluncurkan pada tahun 2012 di bawah Grasshopper Manufacture, dibangun atas kemitraan kreatif antara sutradara Suda51 dan penulis James Gunn (sekarang co-CEO DC Studios). Dragami mengakuisisi IP tersebut dan merilis versi remaster, Lollipop Chainsaw RePop, pada tahun 2024. Tim produksi film ini tampaknya tidak menyertakan Suda51 maupun Gunn pada tahap ini, yang telah menarik perhatian para penggemar yang menganggap keterlibatan mereka sangat penting bagi apa yang membuat game aslinya sukses.
Tim di balik film ini
Proyek ini sedang dikembangkan oleh tim produksi internasional. Nama-nama yang terlibat termasuk Joe Teng dari Nada Holdings, Robert Franke (mantan eksekutif drama ZDF Studios), Takafumi Yuki dari Throne Inc, Kirk Shaw dari Ambitious Entertainment, dan Patricio Rabuffetti dari Non Stop TV. Ini adalah jajaran internasional yang luas, meskipun tidak ada satu pun nama yang memiliki pengaruh budaya yang sama seperti Gunn atau Suda51 dalam konteks franchise ini.
Presiden Dragami, Shohei Sato, berkomentar mengenai pengumuman tersebut: "Kami sangat bersemangat melihat visi kami mengambil langkah penting lainnya dengan film layar lebar live-action pertama dari franchise ini. Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan tim internasional yang begitu berpengalaman dan bersemangat, tim yang memahami apa yang membuat Lollipop Chainsaw spesial sekaligus merangkul kesempatan untuk menciptakan sesuatu yang baru."
Produser Franke menambahkan bahwa film ini bertujuan untuk dinikmati baik oleh penggemar lama maupun pendatang baru: "Penggemar lama akan mengenali sikap, keberanian, dan kelebihan yang luar biasa yang mereka sukai, sementara pendatang baru dapat menikmati film action-horror comedy yang tak terlupakan."
Seperti apa cerita prekuelnya
Sinopsis resmi menempatkan film ini dengan kuat di wilayah yang familiar. Ketika wabah zombie melanda sekolah Juliet, ia harus berjuang melawan mayat hidup untuk melindungi teman-temannya, keluarganya, dan pacarnya Nick, yang menurut sinopsis mungkin memerlukan "beberapa pengaturan yang sangat tidak konvensional." Siapa pun yang pernah memainkan game aslinya tahu persis apa artinya itu.
Format prekuel adalah sudut pandang yang cerdas. Ini menghindari kebutuhan untuk membuat ulang atau mengkanonisasi alur cerita spesifik game tersebut sambil tetap menjaga Juliet sebagai pusat perhatian. Bagi penggemar game horor dengan sentuhan komedi, konsep ini akan terasa sangat familiar.
Franchise yang terus melaju
Begini masalahnya: Lollipop Chainsaw menghabiskan waktu sekitar satu dekade sebagai cult classic yang dianggap kebanyakan orang sudah selesai. Remaster RePop mengubah hal itu. Sejak perilisannya di tahun 2024, Dragami bergerak cepat, menumpuk pengungkapan sekuel, pengumuman anime, dan sekarang film live-action dalam waktu yang relatif singkat.
Rekaman sekuel Back2Back sudah membuat penggemar terpecah, dengan banyak yang mempertanyakan apakah game tersebut dapat mempertahankan identitasnya tanpa arahan Suda51. Film ini menghadapi pertanyaan serupa dalam skala yang berbeda. Mendapatkan tone yang tepat untuk film action comedy berating R yang dibangun di sekitar pemandu sorak yang menggunakan gergaji mesin adalah hal yang sangat sulit, dan absennya sensitivitas penulisan naskah Gunn adalah celah nyata yang harus diisi.
Untuk saat ini, belum ada berita casting atau jendela rilis untuk dievaluasi. Apa yang dimiliki Dragami adalah konsep, tim produksi, dan banyak momentum franchise untuk dibangun atau justru dihabiskan. Pantau terus pengumuman Tokyo Game Show lebih lanjut untuk detail tambahan saat muncul, dan jika Anda baru mengenal franchise ini, koleksi panduan Lollipop Chainsaw RePop layak untuk disimpan (bookmark) saat Back2Back akhirnya dirilis.









