Pemain yang baru pertama kali menyelami Subnautica 2 pasti akan menemui kendala yang familier: lautannya indah, sumber dayanya membingungkan, dan game ini tidak memberikan peta. Necrolei Cysts telah menjadi salah satu item yang paling banyak dicari sejak peluncuran, dan ada alasan kuat untuk itu. Jika melewatkannya, Anda akan terjebak tanpa Strong Acid, yang berarti tidak ada Power Cells, tidak ada Rebreather, dan banyak layar hitam yang sangat tidak menyenangkan di kedalaman di bawah 100 meter.
Komunitas telah mengumpulkan lokasi sumber daya dengan cepat, membagikan temuan di forum Reddit dan Steam seiring bertambahnya jumlah pemain game ini. Berikut adalah informasi lengkap mengenai apa itu Necrolei Cysts, di mana menemukannya, dan mengapa item ini penting untuk progres survival Anda.
Apa itu Necrolei Cysts
Necrolei Cysts adalah material crafting organik yang dipanen dari Stilt Orbs, yaitu flora berbentuk bulat berwarna hijau yang ditopang oleh tangkai bercahaya seperti tentakel ungu. Terlepas dari namanya yang terdengar suram, bentuknya hampir bioluminesens dan sangat cocok dengan estetika laut alien di Subnautica 2. Cysts tersebut berada di atas Stilt Orbs seperti bunga kecil, dan Anda dapat memanennya menggunakan Survival Multitool standar dengan berinteraksi langsung pada bagian bunga tersebut.
Material ini diproses langsung di stasiun crafting Processor di base Anda untuk menghasilkan Strong Acid, yang merupakan komponen utama dalam Power Cells dan Rebreather. Rebreather meniadakan pengurangan health yang terjadi saat menyelam di kedalaman, menjadikannya salah satu item early-to-mid game terpenting bagi siapa pun yang berencana menyelam di bawah 100 meter secara rutin.
Panen Necrolei Cysts sebanyak yang muat di inventory Anda dalam satu kali perjalanan. Strong Acid dibutuhkan untuk berbagai rantai crafting, jadi menimbunnya sejak awal akan menghemat waktu perjalanan Anda.
Di mana Stilt Orbs muncul
Kuncinya adalah arah. Pergilah ke arah utara dari Lifepod Anda sejauh kurang lebih 350 hingga 450 meter. Anda akan tahu bahwa Anda sudah dekat ketika melihat struktur besar seperti ubur-ubur ungu di atas dataran berbatu, dengan neon anemone yang mengelompok di sekitarnya. Stilt Orbs yang membawa Necrolei Cysts tumbuh di antara anemone tersebut.
Jika kelompok di area tersebut habis, teruslah bergerak ke utara menyusuri jurang yang mengapit ladang anemone. Lebih banyak Stilt Orbs akan muncul di sepanjang jurang tersebut, jadi persediaan tidak akan menjadi masalah setelah Anda mengetahui rutenya.
Mengapa pemain sering melewatkan sumber daya ini
Hal yang sering dilewatkan pemain adalah petunjuk visualnya. Stilt Orbs lebih menyatu dengan flora di sekitarnya daripada yang Anda bayangkan, mengingat cahaya ungunya. Pemain yang memindai area untuk mencari sesuatu yang terlihat jelas bisa dipanen sering kali justru berenang melewatinya. Titik interaksinya adalah bagian ujung seperti bunga di bagian paling atas orb, bukan pada tangkai atau badan orb itu sendiri, yang sering kali membingungkan pemain baru.
Genre survival games telah melatih pemain untuk mencari bebatuan, urat bijih, dan item yang jelas terlihat. Subnautica 2 lebih condong pada penceritaan lingkungan, yang berarti sumber daya terlihat menyatu dengan dunia alih-alih hanya tergeletak dengan tanda interaksi yang menyala di atasnya.
Apa langkah selanjutnya setelah mendapatkan cysts
Setelah Anda memiliki tumpukan Necrolei Cysts, jalur crafting menuju Rebreather akan terbuka. Proses cysts menjadi Strong Acid di Processor, lalu kerjakan blueprint Rebreather jika Anda belum menemukannya. Rebreather bukan satu-satunya gear yang layak dibuat. Power Cells, yang juga membutuhkan Strong Acid, akan memperpanjang jangkauan peralatan bawah air Anda secara signifikan.
Bagi pemain yang masih melengkapi pengetahuan sumber daya mereka, koleksi panduan Subnautica 2 mencakup material lain seperti quartz dan gold yang digunakan dalam rantai crafting mid-game bersama dengan Necrolei Cysts.







