Pickmon, game koleksi monster yang dirilis di tengah isu plagiarisme, kini menghadapi tuduhan dari seniman fan art independen yang menyatakan bahwa karya orisinal mereka diambil untuk materi promosi game tersebut tanpa izin. Setidaknya dua kreator berbeda telah mengidentifikasi desain mereka dalam trailer dan gambar banner Pickmon, yang telah diubah sedikit untuk menyamarkan sumber aslinya.
Tuduhan Spesifik
Kasus paling jelas melibatkan seniman yang dikenal sebagai el.psy.fake, yang konsep art Mega Meganium miliknya diunggah ke Instagram pada 10 Maret 2025. Desain yang sama muncul di gambar banner Pickmon dengan perubahan pada bagian mata dan sayap makhluk tersebut. Pola dada serta bentuk antena dan tanduk yang khas tetap cukup mirip dengan aslinya sehingga terlihat jelas kesamaannya. Fan art tersebut dibuat jauh sebelum versi Pickmon, yang memperkuat klaim sang seniman.
Kasus kedua berpusat pada makhluk yang terlihat di trailer Pickmon yang menyerupai Ceruledge, yaitu Pokémon dari seri utama, hanya saja versi Pickmon memiliki empat kaki, bukan dua.
Poin-poin utama dari tuduhan tersebut:
- Setidaknya dua seniman telah secara terbuka mengidentifikasi karya mereka dalam konten promosi Pickmon
- Desain tampak sedikit diedit alih-alih disalin secara langsung, yang menunjukkan adanya upaya untuk menyamarkan materi sumber
- Fan art yang dimaksud dibuat sebelum materi promosi Pickmon, sehingga menetapkan garis waktu yang jelas
- Tidak ada seniman yang memberikan izin agar karya mereka digunakan
Mengapa Hal Ini Memperburuk Situasi yang Sudah Serius
Pickmon sudah dalam masalah sebelum tuduhan fan art ini muncul. Game tersebut dituduh meniru desain makhluk dari Pokémon dan Palworld, dan para penggemar telah menandai kemiripan antara struktur fast-travel Pickmon dengan Aetheryte crystals yang ikonik dari Final Fantasy XIV. Pengembang di balik Pickmon, yang beroperasi dengan nama PocketGame, langsung dibandingkan dengan pengembang Palworld, Pocketpair, karena nama studio yang hampir identik.
Menambahkan pencurian fan art ke dalam daftar tersebut mengubah sifat kontroversinya. Menyalin gaya desain dari waralaba besar berada di area abu-abu hukum yang sering diperdebatkan oleh perusahaan dan pengacara. Mereproduksi kreasi spesifik dan orisinal milik seniman independen dengan sedikit editan adalah bentuk pelanggaran hak kekayaan intelektual yang jauh lebih langsung, dan sulit untuk dianggap sebagai kebetulan atau sekadar inspirasi.

Makhluk dalam trailer Pickmon yang dipermasalahkan
Apa yang sering dilewatkan pemain dalam situasi seperti ini adalah dampak kemanusiaannya. Seniman fan art menginvestasikan waktu dan upaya kreatif yang nyata ke dalam karya mereka, sering kali membangun audiens di sekitar konsep orisinal. Membiarkan karya tersebut muncul dalam produk komersial tanpa kredit atau kompensasi adalah kerugian langsung bagi kreator individu, bukan hanya pemegang IP perusahaan.
Pola Dugaan Penyalinan
Pickmon diluncurkan ke publik tanpa promosi sebelumnya, yang membuat komunitas gaming curiga. Gelombang tuduhan yang menyusul sangat luas, mencakup berbagai materi sumber di berbagai genre dan studio. Kombinasi dugaan pencurian desain dari waralaba besar dan kini seniman independen menggambarkan proses pengembangan yang menurut para kritikus sangat bergantung pada karya kreatif yang sudah ada.
Pengembang PocketGame belum memberikan tanggapan publik terhadap tuduhan fan art pada saat pelaporan ini dibuat. Apakah tuduhan tersebut akan berujung pada tindakan hukum formal atau konsekuensi di tingkat platform masih harus dilihat, namun daftar pelanggaran yang terus bertambah ini menarik perhatian berkelanjutan dari komunitas gaming dan para kreator yang terdampak.
Sumber: Opencritic
Pastikan untuk melihat artikel kami tentang game terbaik untuk dimainkan di 2026:
Game Nintendo Switch Terbaik untuk 2026
Game First-Person Shooter Terbaik untuk 2026
Game Indie PlayStation Terbaik untuk 2026
Game Multiplayer Terbaik untuk 2026
Rilis Game Terbaik untuk Januari 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu Pickmon?
Pickmon adalah game koleksi monster yang dikembangkan oleh studio bernama PocketGame. Game ini muncul tanpa pengumuman sebelumnya yang signifikan dan sejak itu menghadapi berbagai tuduhan penyalinan desain dari Pokémon, Palworld, dan Final Fantasy XIV, serta kini dari seniman fan art independen.
Seniman mana yang menuduh Pickmon mencuri karya mereka?
Setidaknya dua seniman telah muncul secara publik. Kasus yang paling terdokumentasi melibatkan el.psy.fake, yang mengunggah konsep Mega Meganium di Instagram pada Maret 2025. Desain tersebut muncul di banner promosi Pickmon dengan modifikasi kecil.
Apakah PocketGame sudah menanggapi tuduhan fan art tersebut?
Hingga saat laporan ini dibuat, PocketGame belum mengeluarkan pernyataan publik yang secara khusus menanggapi tuduhan fan art tersebut. Studio tersebut juga belum menanggapi secara publik tuduhan pencurian desain yang lebih luas yang melibatkan waralaba besar.








