Sega Sammy Holdings telah mencatatkan penurunan 55% pada laba operasional untuk sembilan bulan pertama tahun fiskal mereka, dengan akuisisi Rovio oleh perusahaan tersebut muncul sebagai faktor utama. Laba operasional turun menjadi ¥19.8 miliar ($129.3 juta), sementara laba biasa menurun 52% menjadi ¥23.8 miliar ($155.4 juta). Angka-angka ini menandai penurunan yang lebih tajam dibandingkan tahun fiskal sebelumnya, yang masing-masing mengalami penurunan sebesar 21% dan 14%.
Pengembang game mobile tersebut, yang diakuisisi oleh Sega pada tahun 2023 seharga $775 juta, gagal mencapai target bisnis awal mereka. Kekurangan tersebut memicu kerugian penurunan nilai (impairment loss) sekitar ¥31.3 miliar ($204.1 juta) pada goodwill dan aset tak berwujud lainnya. Pergeseran di pasar mobile gaming global dan ketatnya persaingan untuk akuisisi pemain telah membuat Rovio kesulitan untuk mendapatkan traksi.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Performa Kurang Memuaskan Sonic Rumble
Game party mobile dari Sega, Sonic Rumble, yang diluncurkan tahun lalu setelah beberapa kali penundaan, juga gagal memenuhi ekspektasi. Judul ini berkinerja buruk di berbagai metrik utama, terutama dalam menarik dan mempertahankan pemain baru. Terlepas dari masalah-masalah tersebut, penjualan bersih Sega untuk tiga kuartal pertama naik menjadi ¥335.2 miliar ($2.2 miliar), naik 4% dari tahun ke tahun. Namun, EBITDA yang disesuaikan anjlok 94%, turun menjadi ¥3.5 miliar ($22.7 juta) dari ¥54.5 miliar ($355.4 juta) pada tahun sebelumnya.
Fokus pada Pertumbuhan Transmedia
Meskipun pendapatan mobile dan laba operasional terpukul, upaya transmedia Sega memberikan hasil yang lebih baik. Pendapatan lisensi yang terkait dengan dorongan transmedia perusahaan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sega tetap berkomitmen untuk memperluas seri film Sonic the Hedgehog, dengan dua film lagi yang sudah dalam tahap pengembangan.
Rovio juga mulai merambah ke transmedia dengan The Angry Birds Movie 3, yang jadwal rilisnya dimajukan dari rencana awal tahun 2027 menjadi Desember 2026. YouTuber MrBeast telah bergabung dalam jajaran pemeran. Sega berencana untuk terus memanfaatkan Rovio dan properti miliknya sendiri untuk menciptakan aliran pendapatan di luar game mobile.
Prospek untuk Sega dan Rovio
Sega berniat untuk melipatgandakan upaya dalam memperkuat franchise inti Rovio, khususnya Angry Birds, sambil berupaya meningkatkan rasio pembayaran eksternal untuk aplikasi mobile mereka. Laporan keuangan ini menyoroti sulitnya mempertahankan profitabilitas di ruang mobile gaming yang sangat kompetitif, sekaligus menunjuk proyek-proyek transmedia sebagai potensi jalan ke depan.
Pastikan untuk menyimak artikel kami mengenai game terbaik untuk dimainkan di tahun 2026:
Game Paling Dinanti di Tahun 2026
Game Nintendo Switch Terbaik untuk Tahun 2026
Game First-Person Shooter Terbaik untuk Tahun 2026
Game Indie PlayStation Terbaik untuk Tahun 2026
Game Multiplayer Terbaik untuk Tahun 2026
Game Paling Dinanti di Tahun 2026
Rilis Game Teratas untuk Januari 2026
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Mengapa laba operasional Sega turun begitu tajam?
Penurunan 55% pada laba operasional sebagian besar berasal dari kerugian penurunan nilai yang terkait dengan Rovio, yang kesulitan memenuhi target profitabilitas di pasar mobile gaming yang padat.
Bagaimana performa Sonic Rumble setelah dirilis?
Sonic Rumble gagal memenuhi ekspektasi di seluruh indikator kinerja utama, terutama dalam mendatangkan pemain baru.
Apakah Sega melihat pertumbuhan di area mana pun?
Ya. Penjualan bersih naik sedikit, dan pendapatan lisensi dari proyek transmedia yang terkait dengan Sonic the Hedgehog dan Angry Birds telah tumbuh meskipun terjadi penurunan laba operasional.
Bagaimana status proyek Angry Birds milik Rovio?
The Angry Birds Movie 3 telah dimajukan jadwal rilisnya ke Desember 2026 dari rencana awal tahun 2027 dan akan menampilkan YouTuber MrBeast sebagai pengisi suara. Sega terus memprioritaskan franchise utama Rovio untuk menghasilkan pendapatan.
Bagaimana Sega menyesuaikan strateginya ke depan?
Sega berfokus untuk memperkuat franchise utama Rovio dan meningkatkan rasio pembayaran eksternal untuk aplikasi mobile, sambil memanfaatkan peluang transmedia di seluruh properti Rovio dan Sega untuk mengatasi tantangan profitabilitas di sektor mobile.








