Yoshi and the Mysterious Book - Review ...

Yoshi and the Mysterious Book: Platformer Terbaru Nintendo yang Segar

Platformer Switch 2 dari Good Feel ini membawa Yoshi menjelajahi ensiklopedia hidup dengan mekanik berbasis makhluk yang terus berubah dan inovatif.

Eliza Crichton-Stuart

Eliza Crichton-Stuart

Diperbarui

Yoshi and the Mysterious Book - Review ...

Bayangkan sebuah game platformer di mana Anda tidak bisa mati, setiap level adalah sandbox, dan game ini terus memberikan ide-ide yang benar-benar baru hingga kredit penutup bergulir. Itulah yang dibangun oleh Good Feel dengan Yoshi and the Mysterious Book, sebuah eksklusif Nintendo Switch 2 yang diluncurkan minggu ini dengan sambutan kritis paling antusias yang pernah diterima game Yoshi sejak Yoshi's Island original dirilis di Super NES pada tahun 1995.

Buku hidup yang dimainkan dengan cara yang unik

Premisnya terdengar cukup sederhana. Sebuah ensiklopedia ajaib bernama Mr. E telah rusak, dan para Yoshi ditugaskan untuk menyelidiki makhluk-makhluk fantastis yang mengisi halaman-halamannya. Namun, eksekusinya adalah bagian yang menarik.

Alih-alih tantangan tradisional dari kiri ke kanan, setiap stage beroperasi sebagai sandbox sidescroller yang berdiri sendiri. Yoshi tidak memiliki health bar dan tidak ada layar game over. Tujuannya adalah eksplorasi dan interaksi makhluk, mencari tahu apa yang bisa dilakukan oleh setiap hewan baru yang aneh, bagaimana reaksinya saat dijilat atau diinjak, dan apa yang terjadi ketika dua makhluk bertemu. Bayangkan ini sebagai platformer yang dibangun dengan logika sistemik yang sama seperti Breath of the Wild, di mana lingkungan melacak berat, suhu, dan kualitas air, dan pemain diberi reward karena bereksperimen alih-alih sekadar mengeksekusi.

Menurut ulasan Video Games Chronicle, game ini bahkan mencoretkan penemuan Yoshi langsung ke pemandangan level sebagai basis pengetahuan permanen, yang terbawa ke stage-stage selanjutnya. Beri makan makhluk diam dengan cabai dan ia akan mulai bergerak, membuka jalur yang sebelumnya tidak bisa Anda jangkau. Desain sebab-akibat semacam itu ada di setiap dunia.

Daftar makhluk adalah bintang utamanya

Sutradara Masahiro Yamamoto dan art director Kazumasa Yonetani telah membangun bestiary yang berfungsi ganda sebagai kotak peralatan mekanis. Stage awal memberi Anda siput yang berfungsi sebagai bumerang. Kemudian datang tanaman bermulut besar yang bisa Anda ayunkan seperti jaring serangga. Lalu papan selancar bermata googly untuk mengarungi ombak melalui bangkai kapal yang penuh harta karun. Kemudian seorang pemancing, glider, dan sesuatu yang mengubah Yoshi menjadi pinball.

Kuncinya di sini adalah pacing. Good Feel secara konsisten memperkenalkan setiap mekanik makhluk, membiarkan Anda memainkannya cukup lama hingga merasa pintar, lalu beralih sebelum terasa repetitif. Ini adalah ritme yang sama yang membuat dunia Super Mario Galaxy terbaik berhasil, dan jarang melihatnya diterapkan dengan penuh percaya diri di luar game utama Mario.

Pemain juga bisa menamai setiap makhluk yang mereka temui, yang menurut Video Games Chronicle sudah menghasilkan momen viral, termasuk Yoshi milik seorang pemain yang mengadopsi makhluk bernama "Mr. Brexit."

Mr. E tracks every discovery

Mr. E melacak setiap penemuan

Untuk siapa game ini sebenarnya

Pertanyaan tentang tingkat kesulitan layak untuk dibahas secara langsung. Ini bukan platformer yang menantang. Tidak ada nyawa yang hilang, tidak ada obstacle course yang menghukum, dan game ini tidak pernah menuntut presisi pixel-perfect. Pemain yang lebih muda akan merasa game ini sangat mudah diakses, dan orang tua yang mencari judul peluncuran Switch 2 untuk dimainkan bersama anak-anak memiliki jawaban yang jelas di sini.

Bagi pemain yang lebih dewasa, daya tariknya terletak di tempat lain. Kepuasan datang dari memecahkan puzzle lingkungan, berburu collectibles tersembunyi dengan menerapkan pengetahuan makhluk di stage yang dikunjungi kembali, dan kesenangan umum melihat imajinasi Good Feel yang tidak pernah habis. Ulasan Video Games Chronicle menggambarkannya sebagai game yang membuat reviewer "merasa pintar," yang merupakan trik yang lebih sulit dilakukan daripada sekadar tingkat kesulitan yang tinggi.

Rekam jejak Yoshi sejak Yoshi's Island tidak konsisten. Yoshi's New Island, Poochy and Yoshi's Woolly World, dan Crafted World semuanya memiliki momen mereka sendiri, tetapi tidak ada yang sepenuhnya lepas dari kesan bahwa seri ini hanya mengandalkan nostalgia. Mysterious Book terasa sebagai langkah perubahan yang tulus, yang memberikan Yoshi kerangka desain yang tidak bergantung pada bayang-bayang Mario untuk membenarkan eksistensinya.

Untuk melihat lebih dalam tentang mekanik dan collectibles tersembunyi dalam game, koleksi panduan Yoshi and the Mysterious Book adalah tempat untuk memulai setelah Anda masuk ke dalam game. Jika Anda menjelajahi game petualangan lain di Switch 2 untuk dipasangkan dengannya, waktunya sangat tepat mengingat library konsol yang terus berkembang.

Laporan

diperbarui

Mei 19. 2026

diposting

Mei 19. 2026

Berita Terkait

Berita Teratas