33 Immortals hadir dalam versi 1.0 dengan delapan senjata dalam pool, yang terbagi ke dalam empat class dengan masing-masing dua pilihan (kecuali Tank). Tidak semuanya layak untuk waktu Anda, dan kesenjangan antara pilihan papan atas dan tier bawah jauh lebih lebar daripada yang terlihat di atas kertas. Jika Anda menyukai game seperti Immortal Rising 2 di mana penguasaan senjata menentukan batas kemampuan Anda, prinsip yang sama juga berlaku di sini.

Beli game dengan harga lebih hemat.
Dapatkan diskon hingga 80%
Senjata yang berada di puncak meta
Tiga senjata menonjol sebagai pilihan S-tier yang jelas di versi 1.0, dan masing-masing memberikan reward untuk gaya bermain yang berbeda tanpa menuntut ratusan jam untuk bisa menguasainya.
Bow of Hope adalah titik awal termudah. Kemampuan Guiding Light miliknya memungkinkan Anda menarik kembali anak panah yang telah ditembakkan, yang berfungsi sebagai pengisi ulang amunisi sekaligus memberikan efek stun dan damage pada musuh mana pun yang terkena jalur tarikan tersebut. Heavy Arrows yang ditembakkan dengan Q melewati efek stun dan hanya memberikan damage. Kekuatan sebenarnya di sini adalah posisi: Anda bisa menembak, berpindah posisi, dan menembak lagi tanpa kehilangan momentum. Bagi pemain yang masih mempelajari ritme game, ini adalah pilihan S-tier yang paling ramah.
Glaive of Temperance membutuhkan investasi lebih banyak tetapi memberikan hasil yang lebih sepadan. Tebasan ringan (light slashes) berantai dari LMB, tebasan berat (heavy slashes) berantai dari Q ganda, dan Backstep dengan RMB akan menghasilkan Temperance. Begitu gauge Temperance Anda di atas setengah, output damage Anda akan meningkat secara signifikan. Masalahnya: Anda juga harus memastikan serangan mengenai ujung bilah senjata, bukan bagian datarnya, jadi spacing sangat penting. Ini adalah senjata paling teknis dalam game saat ini, tetapi pemain yang meluangkan waktu akan merasakan perbedaan pada jumlah kill yang didapat.
Crossbows of Pride berada di antara keduanya dalam hal kompleksitas. Tandai musuh dengan RMB, pukul dengan Light Bolt melalui LMB untuk menumpuk Pride, lalu gunakan tumpukan Pride tersebut dengan Heavy Bolt (Q) untuk mempertahankan barrage Anda. Musuh yang ditandai menerima bonus damage secara pasif di atas segalanya. Loop-nya bersih, feedback-nya instan, dan berfungsi dengan baik bahkan jika Anda masih memahami positioning.
Pilihan A-tier yang menuntut lebih dari Anda
Tiga senjata berada di A-tier, dan ketiganya memiliki kesamaan: kuat dalam situasi tertentu tetapi menuntut lebih banyak dari pemain dibandingkan pilihan S-tier.
Sword of Justice menghasilkan 10 Justice per serangan dasar, yang kemudian Anda gunakan untuk Heavy Slash (memberikan efek stagger dan stun) atau Guard (imunitas penuh terhadap damage). Kemampuan Guard saja sudah membuatnya layak untuk dipelajari, tetapi melakukan siklus Justice secara efisien di bawah tekanan membutuhkan latihan nyata. Pasangkan dengan class Fighter dan potensi maksimalnya sangat tinggi.
Staff of Sloth menghasilkan 6 Sloth per serangan dan membangun lebih banyak melalui charge attack, yang juga menciptakan orb penumpuk stun. Kemampuan Torpor mengubah Sloth tersebut menjadi efek slow area, yang sangat kuat dalam permainan tim. Masalahnya adalah nilai Torpor akan turun drastis jika rekan satu tim Anda tidak memposisikan diri untuk memanfaatkannya.
Hooks of Gluttony melengkapi A-tier sebagai senjata yang paling menyenangkan untuk digunakan meskipun bukan yang paling efisien. Serangan dasar menjadi tumpuan utama, tarikan Hook Q menyiapkan bonus damage, dan Parry yang tepat waktu memicu Gluttonous untuk meningkatkan output damage Anda secara drastis. Ini bukan senjata yang akan Anda pilih untuk min-maxing run, tetapi jauh dari kata tidak berguna.
Apa yang berada di posisi terbawah dan alasannya
Daggers of Greed saat ini menempati B-tier, dan penempatan ini bukan karena kurangnya kekuatan mentah, melainkan karena tingkat kesulitan eksekusinya. Senjata ini membangun Greed melalui serangan dasar dan Stun Slash, lalu menggunakannya semua ke dalam lunge Takedown yang meningkatkan damage dan stun berdasarkan seberapa banyak Greed yang telah Anda kumpulkan. Salah waktu saat melakukan lunge akan sangat merugikan, dan Anda akan sering berada dalam posisi overextended saat mempelajari timing-nya.
Scepter of Charity belum ditempatkan dalam tier list. Belum ada data yang cukup konsisten untuk memberikan peringkat yang adil, jadi anggaplah penempatan apa pun yang Anda lihat di tempat lain dengan skeptis sampai lebih banyak pemain menghabiskan waktu serius dengannya.
Seperti apa meta saat ini
Pool senjata versi 1.0 saat ini memberikan reward bagi pemain yang memahami sinergi class mereka. Senjata tidak bisa dipertukarkan begitu saja: class Anda menentukan senjata apa yang Anda gunakan, jadi memilih senjata yang tepat tidak bisa dipisahkan dari memilih class yang tepat. Bow of Hope dan Crossbows of Pride adalah titik awal paling aman bagi pemain yang masih membangun game sense. Glaive of Temperance adalah senjata untuk beralih setelah Anda merasa nyaman.
Bagi pemain yang ingin mendalami keputusan class dan build sebelum terjun langsung, koleksi panduan Immortal Rising 2 mencakup sistem yang mirip dengan RPG jika Anda mencari kerangka strategis yang dapat diterapkan di berbagai game dalam genre ini. Dan jika Anda menginginkan titik awal yang lebih luas untuk game apa pun dalam genre ini, hub panduan gaming siap membantu Anda seiring dengan terus berkembangnya meta pasca-peluncuran.








